Berita

Kulkas Korslet, Rumah Kontrakan Nyaris Terbakar

SIANTAR, FaseBerita.ID – Diduga akibat hubungan arus listrik pendek atau korsleting lemari es (kulkas), rumah milik Prayugo (56) di Jalan Sinar, Kecamatan Siantar Sitalasari, Pematangsiantar nyaris terbakar, Kamis (10/10/2019) sekira pukul 08.15 WIB.

Rumah tersebut, selama tujuh bulan terakhir kebetulan dikontrakkan kepada Siddik (34) dan istrinya. Ketepatan, pagi itu Siddik dan istrinya tidak berada di rumah. Keduanya telah berangkat ke tempat kerja masing-masing.

Awalnya, dari ventilasi rumah permanen tersebut muncul kepulan asap putih. Seorang warga, Masiran yang melihat, langsung berteriak kebakaran. Teriakan Masiran didengar warga lainnya yang seketika berhamburan menuju sumber kepulas asap.

Masiran pun menghubungi Prayugo, pemilik rumah yang menetap di Jalan Dahlia, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Sitasari. Prayugo datang. Bersama warga, Prayugo mendobrak pintu depan rumah. Setelah pintu terbuka, Prayugo dibantu warga memadamkan api secara manual.

“Saat mobil pemadam kebakaran tiba, api sudah padam,” tukas Masiran.

Pemilik rumah, Prayugo mengatakan, rumah tersebut sudah tujuh bulan dikontrak Siddik. Sepengetahuannya, Siddik merupakan pegawai di Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara ll, di Jalan MH Sitorus, Kelurahan Timbang Galung, Siantar Barat. Sedangkan istrinya bekerja di Rumah Sakit (RS) Tentara di Jalan Gunung Simanuk-manuk.

“Rumah ini milik saya yang dikontrak Rp7 juta per tahun. Mereka sudah tujuh bulan di sini. Saya dikabari rumah saya terbakar. Apinya berasal dari kulkas yang korslet. Saat kebakaran, yang mengontrak kebetulan sedang bekerja,” terangnya.

Masih kata Prayugo, selain kulkas, yang terbakar barang-barang di dapur, karena api belum sempat menyambar ke ruangan lainnya.

Alhamdulillah, warga di sini sigap membantu memadamkan api. Tadi dibantu juga sama kepolisian dari Polsek Martoba dan tim pemadam kebakaran,” sebutnya.

Kanit Reskrim Polsek Siantar Martoba Iptu J Sihombing kepada wartawan mengatakan, sumber api dari kulkas milik Siddik yang korslet.

“Kalau kerugian belum bisa dihitung, tapi kira-kira belasan juta rupiah,” tandas Sihombing. (mag-03)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button