Berita

Kuasa Hukum Paslon 01 pada Pilkada Tapsel Laporkan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN

FaseBerita.ID – Kuasa hukum Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pemkab Tapanuli Selatan periode 2020-2024, nomor urut 1 Muhammad Yusuf Siregar-Roby Agusman Harahap, mengadu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Ranto Sibarani selaku Kuasa Hukum, Paslon nomor urut 1, resmi melaporkan dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (15/10).

Tidak tanggung-tanggung, kuasa hukum itu melaporkan salah seorang Kepala Dinas dan pejabat lainnya, yang diduga tidak netral dalam tahapan Pilkada Serentak di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Pihaknya telah menyerahkan bukti-bukti foto yang menunjukkan ada Kepala Dinas dan pejabat llainnya yang berfoto dengan pose jari menunjukkan nomor urut Paslon tertentu. Bahkan ada yang lengkap dengan poster atau gambar Paslon tertentu.

Informasi yang diterima, kuasa hukum Paslon Nomor Urut 1 tersebut, membuat 3 laporan sekaligus yang diterima petugas Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tapanuli Selatan, Holit Panduara dan Fahrurozi Harahap.

Selain melaporkan ASN, pengacara tersebut juga melaporkan penyelenggara pemilu yakni Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) ke Bawaslu.

“Selain ASN, kami juga melaporkan penyelenggara Pemilu di Kabupaten Tapanuli Selatan yang tidak netral,” jelas Ranto kepada wartawan.

Menurutnya, Aparatur Sipil Negara harus Netral, hal tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin PNS dan Perbawaslu Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pengawasan Netralisasi Pegawai ASN.

“Kami juga akan kaji apakah ada tindak pidana yang dilakukan oleh ASN dalam ketidaknetralannya tersebut. Karena ada indikasi ASN tersebut menggunakan dana bantuan pemerintah dengan menunjukkan keberpihakan kepada salah satu pasangan calon tertentu. Jika terpenuhi maka ami akan melaporkan yang bersangkutan ke pihak kepolisian,” tegasnya kepada wartawan.

“Kami berharap Bawaslu Tapsel menindaklanjuti laporan kami tersebut untuk memberikan rasa adil bagi peserta pemilu yang tidak memiliki akses untuk mengintervensi Aparatur Sipil Negara. Kita tidak boleh membiarkan kekuasaan bekerja tanpa pengawasan, laporan kami tersebut juga merupakan perintah Undang-Undang, karena itu kami menunggu tindaklanjut dari Bawaslu.” Pungkasnya.

Sebagaimana diketahui Pilkada Tapanuli Selatan diikuti dua pasangan calon yakni nomor urut 1 Muhammad Yusuf Siregar-Roby Agusman Harahap yang diusung Partai NasDem dan Hanura. Sementara pasangan calon nomor urut 2, Dolly Putra Parlindungan Pasaribu-Rasyid Assaf Dongoran yang diusung tujuh parpol yakni PDIP, Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, PKB, PPP dan PAN, serta didukung lima parpol nonkursi yakni PKS, Partai Perindo, Berkarya, PBB dan Partai Gelora. (rel)





Back to top button