Berita

Kreta Pinjaman Digadai untuk Foya-foya

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Seorang pria nekat menggadaikan sepedamotor (kreta) Yamaha Mio Soul warna hijau BB 5383 NK milik temannya.

Uang hasil gadai kemudian dihabiskan untuk berfoya-foya. Adalah HAT alias D (22) warga Jalan MS Sianturi, Kelurahan Aek Habil, Sibolga Selatan, yang menggadaikan sepedamotor tersebut.

Sedangkan korban bernama Hasran Tamba (32), warga Jalan Cendrawasih, Gang Sedaun, Kelurahan Pancuran Bambu, Sibolga Sambas.

Korban yang tidak terima dengan perbuatan HAT kemudian melapor ke Polsek Sibolga Selatan. Dalam laporannya, Hasran menceritakan awal mula kejadian.

Bermula saat dia duduk di depan salah satu warnet di Jalan Midin Hutagalung, Minggu (18/8/2019) sekira pukul 21.00 WIB. Tiba-tiba pelaku menghampirinya dan berpura-pura mengajaknya memancing.

Namun, sebelum berangkat memancing, pelaku meminjam kreta Hasran, alasannya hendak menjemput pancingan ke rumahnya.

“Bang ayo kita mancing, ada 10 mata pancingku, kata pelaku. Mendengar itu korban menjawab, ayolah. Pelaku kemudian mengatakan, kupinjam dulu kreta abang, biar kujemput ke rumah. Lalu, korban menyerahkan kunci kontak kretanya kepada pelaku,” kata Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Sabtu (24/8/2019) lalu.

Hingga pukul 24.00 WIB, pelaku tidak juga muncul. Khawatir dengan keberadaan kretanya, korban bersama teman-temannya berusaha mencari pelaku, namun tidak ketemu. “Mereka berusaha mencari di sekitaran Sibolga dan Tapteng, tapi tidak ketemu,” ungkapnya.

Keesokan harinya, sekira pukul 20.00 WIB, mereka mencoba mendatangi rumah kepling untuk melaporkan kejadian tersebut. Tanpa diduga, mereka melihat pelaku sedang berjalan kaki di sekitar Jalan Bangau. Tanpa berfikir panjang, korban bersama teman-temannya langsung menangkap pelaku dan membawanya ke rumah orangtuanya di Jalan Kesturi. “Langsung ditangkap dan dibawa ke rumah orangtuanya,” terang Sormin.

Korban saat itu masih mencoba menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan dengan meminta pelaku untuk menunjukkan keberadaan kreta miliknya. Pelaku mengakui kalau kreta tersebut telah dia gadaikan kepada seseorang di daerah Sorkam.

Namun, saat diminta untuk menunjukkan alamat penadah, korban berusaha mengelabui korban. Alhasil, pencarian saat itupun gagal. “Korban membawa pelaku untuk menunjukkan tempat pegadaian, namun tidak ditemukan. Akhirnya, pelaku diserahkan ke Polsek Sibolga Selatan,” kata Sormin.

Setelah menerima pelaku, Kapolsek Sibolga Selatan Iptu Bremer Hulu kemudian memerintahkan anggotanya untuk melakukan introgasi terhadap pelaku. Untuk mengetahui keberadaan barang bukti sebenarnya. Kepada polisi, pelaku juga mengakui kalau kreta tersebut telah dia gadaikan kepada seseorang di Pasar Sorkam seharga Rp2 juta. Dan polisi berhasil menemukan barang hasil curian tersebut. “Setelah diinterogasi, polisi kemudian melakukan pencarian ke Sorkam dan berhasil menemukan barang bukti,” pungkasnya.

Menurut pria yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut, setelah menerima kreta dari korban, malam itu juga dia langsung berangkat ke Sorkam untuk menggadaikan kreta (sepeda motor) tersebut. Setelah menerima uang Rp2 juta, dia kemudian kembali ke Sibolga dan menghabiskan uang tersebut. “Uang yang telah diterima telah habis digunakan untuk foya-foya,” bebernya.

Tersangka kini ditahan di RTP Polsek Sibolga Selatan. Atas perbuatannya, tersangka diganjar dengan pasal 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama 4 tahun. (ts)

iklan usi



Back to top button