Berita

KPU Surati Tim Kampanye Paslon Terkait Prosedur Kampanye: Jika Melanggar, Dibubarkan!

FaseBerita.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sibolga akan mencetak Alat Peraga Kampanye (APK) tiap-tiap Pasangan Calon (Paslon) setelah pasangan tersebut ditetapkan dan lolos sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Sibolga.

Menurut Komisioner KPU Afwan Nasution yang membidangi kampanye, Sabtu (3/10) lalu dalam rapat pleno terbuka pengundian dan pengumuman nomor urut Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sibolga tahun 2020 menyampaikan bahwa sebelum melaksanakan tahapan kampanye, KPU Sibolga sudah menyurati ketua tim kampanye paslon, bahwa 3 hari setelah penetapan, paslon wajib menyerahkan atau memberikan nama akun resmi pasangan calon, paling banyak 20 akun dan ditembuskan ke Bawaslu Kota Sibolga.

“Kemudian Ketua KPU Sibolga akan memfasilitasi Alat Peraga Kampanye (APK) masing-masing, berupa baliho 5, kemudian umbul-umbul sebanyak 20 setiap kecamatan dan 2 spanduk di setiap kelurahan. Untuk itu kami juga telah menyurati tim kampanye paslon untuk menyerahkan desain APK dan desain bahan kampanye paling lama 5 hari setelah penetapan,” jelas Afwan.

Lanjut dia, KPU Sibolga juga telah menyurati tim kampanye paslon untuk menyerahkan penanggungjawab kampanye, relawan kampanye. Ini diserahkan 1 hari sebelum pelaksanaan kampanye. Juga telah menyurati tim kampanye paslon untuk mematuhi prosedur tentang metode pelaksanaan kampanye melalui media sosial dan media daring yang boleh dilaksanakan serta memberitahukan agar dalam melaksanakan kampanye di bencana non alam covid 19, tidak boleh kampanye rapat umum, tidak boleh bazar, kesenian, atau merayakan ulang tahun partai politik.

“Dan apa saja yang boleh? Adalah dengan metode pertemuan terbatas, pertemuan dengan dialog, itupun harus dalam ruangan yang jumlahnya dibatasi 50 orang. Kemudian disediakan sanitasi untuk mencuci tangan, wajib memakai masker dan wajib menjaga jarak minimal 1 meter dengan yang lainnya,” tegasnya.

Apabila ini dilanggar, jelas Afwan Nasution, maka Bawaslu akan melakukan peneguran secara tertulis. Apabila 1 jam setelah dilakukan peneguran tidak dipatuhi, maka Bawaslu berhak membubarkan berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

“Harapan kami, surat yang kami sampaikan kepada tim paslon agar segera dibalas, sehingga kita dapat memproses dengan cepat pengadaan bahan kampanye yang jadwalnya akan diserahterimakan di minggu ketiga bulan Oktober 2020. Harapan kami ini tidak terlambat, perlu kami sampaikan juga, KPU Sibolga sudah menyurati tim paslon untuk menyerahkan foto pasangan calon untuk desain surat suara 3 hari setelah penetapan pasangan calon,” ungkapnya. (mis)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button