Berita

KPU Sibolga Sinkronisasi 64 Ribu Daftar Pemilih

FaseBerita.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sibolga mengaku telah melakukan sinkronisasi (penyesuaian) sebanyak 64 ribuan daftar pemilih, melalui tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Sibolga Khalid Walid. Menurutnya, jumlah tersebut diperoleh dari daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu Legeslatif dan Presiden 2019. “Ada sekira 64 ribuan yang telah disinkronkan dengan daftar pemilih tetap terakhir,” ungkap Khalid di kantornya, Kamis (30/7).

Dan tidak menutup kemungkinan, kata Khalid, pada Pilkada tanggal 9 Desember nanti, jumlah pemilih akan bertambah dibanding DPT sebelumnya.

“Asumsi penambahan berasal dari kalangan pemilih baru yang berusia 17 tahun saat tanggal dilakukan pemilihan. Serta pemilih kategori pemula, yakni personel TNI dan Polri yang telah memasuki masa purnabakti atau pensiun,” terang dia.

Menurut dia, Selama ada bukti perekaman KTP atau surat keterangan yang dikeluarkan Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil), maka seseorang bisa dimasukkan dalam daftar pemilih.

“Saat ini KPU masih melaksanakan tahapan Coklit melalui petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP),” kata Khalid Walid.

Lanjut dia, dimulai sejak tanggal 15 Juli hingga tanggal 13 Agustus, PPDP berkunjung langsung ke rumah warga untuk melakukan pendataan. “Kita (KPU) bekerjasama dengan Disdukcapil dalam hal pemutakhiran data pemilih ini, untuk mengetahui penduduk yang telah meninggal dunia, pindah atau masuk ke wilayah Sibolga,” jelasnya.

Dikutip dari kpu-sibolgakota.go.id, jumlah DPT Sibolga yang ditetapkan tahun 2018 sebanyak 64.957 pemilih, terdiri dari 32.171 laki-laki dan 32.786 perempuan.

Dari total DPT tersebut, kemudian dirincikan sebanyak 15.462 pemilih di Kecamatan Sibolga Utara, 11.361 pemilih di Kecamatan Sibolga Kota, 15.751 pemilih di Kecamatan Sibolga Sambas, dan 22.383 pemilih di Kecamatan Sibolga Selatan. (mis)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button