Berita

KPU Sibolga Gelar Deklarasi Kampanye Damai, Kapolres: Jangan Berbuat Anarkis!

FaseBerita.ID – Semua pihak mengharapkan agar Pilkada di Kota Sibolga dapat berjalan aman, tertib dan lancar. Jangan berbuat yang tidak baik, jangan berbuat anarkis. Jangan ada kerusuhan, dan tidak ada intoleransi sedikitpun juga.

Penekanan itu disampaikan Kapolres Sibolga AKBP Triyadi SH SIK dalam sambutannya pada acara Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga Tahun 2020 di Aula Topaz Hotel Wisata Indah, pada Sabtu (17/10) pagi.

“Kami juga didukung oleh TNI dalam pengamanan pilkada ini. Oleh karena itu, dengan acara deklarasi damai ini, mari kita ciptakan Pilkada Sibolga menjadi pilkada yang berkualitas yang nantinya akan menghasilkan pimpinan yang tepat, bermanfaat bagi rakyat Sibolga,” imbau Kapolres.

Acara Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga Tahun 2020, selain dihadiri Ketiga Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga, yakni nomor urut 1 Jamal-Pantas, nomor urut 2 Bahdin-Edi Polo, serta nomor urut 3 Ahmad Sulhan-Edwar, juga dihadiri unsur Forkopimda Kota Sibolga, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani, Ketua DPRD Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik, para ketua partai politik beserta tim sukses, unsur Bawaslu, serta jajaran komisioner KPU, juga hadir mewakili Wali Kota Sibolga Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Josua Hutapea, SSos didampingi Kepala Kantor Kesbangpol Kota Sibolga Irwan Ahuy Sitanggang SE dan Kabag Tapem Ahmad Yani Nasution.

Walikota Sibolga dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Josua Hutapea SSos, mengharapkan agar KPU Kota Sibolga memiliki strategi dalam peyelenggaraan tahapan Pilkada dalam masa pandemi Covid-19 ini. Ada batasan-batasan berdasarkan regulasi yang harus mengutamakan protokol pencegahan Covid-19, utamakan kesehatan dan keselamatan.

“Kepada para Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota peserta pilkada, saya mengharapkan agar dalam melaksanakan kampanye memanfaatkan penggunaan teknologi informasi dan media massa. Lakukanlah kampanye dengan sportivitas, dan yang paling utama adalah santun dalam kampanye. Sehingga meraih simpati masyarakat yang akhirnya meningkatkan partisipasi masyarakat Kota Sibolga dan persentase golput berkurang,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Sibolga Khalid Walid menyampaikan, deklarasi ini merupakan bagian dalam kerangka membangun tatanan nilai, norma dan etika dalam proses pelaksanaan kehidupan berdemokrasi, yang semuanya mengikat untuk diwujudkan dalam perhelatan Pilkada Sibolga.

“Pelaksanaan kampanye dimulai tanggal 26 September 2020 sampai dengan 5 Desember 2020 (PKPU 5 Tahun 2020) dengan metode pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan dialog dilakukan dengan mengutamakan media sosial dan daring.

Debat publik atau debat terbuka antar pasangan calon, penyebaran bahan kampanye kepada umum, pemasangan alat peraga kampanye, penayangan iklan kampanye di media massa cetak, elektronik, media sosial dan/atau media daring, dan kegiatan lain yang tidak melanggar larangan kampanye dan ketentuan perundang-undangan serta wajib mematuhi ketentuan mengenai status penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19, sesuai dengan PKPU Nomor 13 Tahun 2020, perubahan kedua atas PKPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota serentak lanjutan dalam kondisi bencana nonalam Corona Virues Disease 2019 (Covid-19),” tambah Ketua KPU. (mis)





Back to top button