Berita

Korban Kebakaran Masih Ditenda: Anak-anak Terancam Tak Sekolah

SIANTAR, FaseBerita.ID – Hingga hari keenam sejak peristiwa kebakaran yang menghanguskan 10 rumah di Jalan Mangga, Gang Jeruk Parhorasan Nauli, Kecamatan Siantar Marihat, korban kebakaran masih tinggal di tenda, Kamis (11/7/2019).

Mereka mulai khawatir soal tempat tinggal hingga sekolah anak-anak. Beberapa keluarga korban mengeluh tentang nasib mereka dan nasib sekolah anak-anak, yang sebentar lagi memasuki tahun ajaran baru.

Dari sepuluh kepala keluarga yang mengalami kebakaran itu, ada tujuh orang anak-anak mereka yang sedang sekolah. Di antaranya 3 orang masih TK, 3 orang duduk di bangku SD, dan 1 orang tingkat SMA.

“Tinggal hitungan hari lagi, mereka mulai masuk sekolah. Bagaimana mereka bersekolah. Semua peralatan mereka untuk bersekolah hangus terbakar,” kata Dewi, salahseorang korban kebakaran.

Tidak hanya itu saja. Para korban kebakaran juga mulai khawatir tentang kelanjutan hidup mereka. Sebab mereka masih tinggal di tenda dan mendapat makanan hanya beberapa hari lagi. Setelah itu mereka kebingan mau tinggal di mana.

“Kami sudah bingung, kemana lagi kami tinggal,” ujarnya diamini rekan-rekan sesama korban kebakaran.

Dewi menceritakan, salah satu korban yang kebakaran itu baru saja melahirkan dan ada juga yang sedang hamil.

Karena tidak ada pilihan lain, mereka masih tetap tinggal di dalam tenda yang disediakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pematangsiantar.

“Sekarang kami tidak punya apa-apa lagi. Kami sangat mengharapkan bantuan para dermawan,” harapnya.

Sayang, ketika masalah inihendak dipertanyakan ke Dinas Pendidikan Kota Siantar, salah seorang staf di sana mengatakan kalau Kadis dan Kabid tidak ada di kantor. (mag03/des)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close