Berita

Koper Penumpang Hilang dari Bagasi Paradep Taksi

FaseBerita.ID – Pasangan suami istri  yang akan menghadiri pesta  kehilangan koper berisi pakaian dari bagasi Bus Paradep, Jumat (6/3/2020) sekira pukul 17.00 WIB.

Hal itu diketahui setelah penumpang Wilmar Situmorang dan istrinya turun dari halte bus Paradep di jalan Sutomo, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Siantar Timur.

Menurut Wilmar Situmorang saat diwawacarai wartawan, Sabtu (7/03) pagi dan istrinya, mengatakan, mereka baru datang dari Trenggano, Kalimantan Barat dengan tujuan Kualanamu dan menumpang pesawat Lion Air.

“Setelah sampai di Bandara Kualanamu, kami membawa tas dan koper menaiki bus Paradep. Karena kami juga ditawarkan oleh kondektur dari Paradep, karena saya ingin memberikan kejutan kepada keluarga saya, jadi saya naiklah lagian sekali-sekalinya menaiki bus,” ucap Wilmar saat berada di Paradep.

Wilmar juga bercerita, kalau sebelum menaiki bus, tas dan kopernya diberikan kepada kondektur agar tas dan kopernya yang berwarna hitam dimasukan ke dalam bagasi.

“Tapi pas sampai sini (loket paradep) saya minta koper saya yang warna hitam, kondekturnya bilang tidak ada koper saya. Kemudian mereka (kondekturnya) bilang kalau tas miliknya kemungkinan dibawa oleh penumpang lain,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan,bahwa isi dari koper itu hanya jas dan kebaya pakaian untuk pesta akan dipakai saat menghadiri pesta.

“Baju saya pun tinggal yang ada di badan ne, tidak ada lagi baju ganti”, tambahnya

Karena kondektur Paradep merasa yakin kalau koper milik Wilmar terbawa orang lain, kemudian kondektur itu pun mencari keberadaan koper milik Wilmar. Namun hasilnya nihil, kondektur itu saat kembali ke loket Paradep tidak membawa apa-apa.

Karena suasana semakin tegang, kemudian salah satu staf Paradep yang diketahui bernama Abdul mengatakan akan mencari koper milik Wilmar dan meminta agar korban memberikan waktu kepada pihak Paradep untuk mencari.

“Berilah kami waktu sampai besok, berdoalah kita agar kopernya bapak ini (Wilmar) ketemu. Kami pun tidak ingin kejadian ini menimpa sama kami,” kata Abdul kepada korban. (mag-03/fi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button