Berita

Kondisi Pasca Banjir Barus, Lumpur Menumpuk di Kelas

BARUS, FaseBerita.ID – Hari pertama masuk sekolah pasca banjir yang melanda beberapa kecamatan di Tapanuli Tengah, para pelajar memulai aktifitas di sekolah dengan membersihkan ruangan kelas yang berlumpur.

Hal itu sesuai amatan wartawan, salah satunya di SMP Negeri 1 Barus, Jalan Jendral Sudirman Kecamatan Barus, Senin (3/2). Usai apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kadis Pendidikan Tapanuli Tengah Samrul Hutabarat, anak-anak dan guru melakukan pembersihan ruang kelas dan pekarangan sekolah. Kondisi meja dan bangku juga berantakan.

Tak hanya itu, prajurit TNI dan personel Polres Tapteng juga turut membantu di lokasi. Pemandangan itu juga terjadi di sejumlah sekolah lain di Kecamatan Barus.

Samrul Hutabarat dalam arahannya saat apel pagi itu mengatakan bahwa sebelumnya SMP Negeri 1 Barus itu terdampak banjir dengan ketinggiar mencapai 1 meter. Disebutkan, proses belajar mengajar di sekolah itu akan dilangsungkan secara normal, dengan terlebih dulu melakukan pengkondisian ruang belajar.

“Anak-anak harus tetap semangat. Bagi siswa yang bajunya hanyut pun harus tetap bersekolah. Kegiatan belajar-mengajar tetap bisa berlangsung dengan kondisi apa adanya,” katanya menyemangati para pelajar.

Samrul juga menyampaikan, bagi siswa yang belum memiliki sepatu karena hanyut terbawa air, juga bisa masuk sekolah dengan busana seadanya. “Mengenakan pakaian biasa juga tidak masalah. Pakai sendal juga boleh, yang penting harus belajar terap semangat sambil pelan-pelan kita lakukan pembenahan,” katanya.

Kadis juga menilai agar proses pemulihan harus segera dilakukan, agar siswa dapat kembali melaksanakan aktifitasnya. Pada kesempatan itu Samrul Hutabarat juga menyerahkan lima pasang pakaian kepada para pelajar yang saat itu tidak mengenakan seragam sekolah.

Di lokasi yang sama, Kepala SMP Negeri 1 Barus Dakhlis Tanjung mengucapkan terimakasihnya kepada prajurit TNI, personel Polres Tapteng dan relawan lainnya yang telah membantu mereka membersihkan sekolah dari sisa-sisa banjir.

“Ini hari pertama masuk sekolah pasca banjir bandang. Jadi para siswa juga ikut membersihkan ruangan kelas masing-masing,” katanya.

Namun begitu, ia menuturkan bahwa sejumlah fasilitas sekolah belum dapat digunakan secara optimal akibat banjir. “Seperti halnya 30 unit komputer baru yang seyogianya dipakai untuk Ujian Nasional nanti, tidak dapat dipakai lagi akibat terendam banjir,” ucapnya.

Ia berharap kondisi itu secepatnya pulih, sehingga mereka bisa berkegiatan kembali dan melupakan trauma pasca banjir,” katanya. (gp)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close