Berita

Komplotan Pencuri Kreta dan Mobil Diungkap Denpom I/I: 5 Mobil dan 23 Kreta Diamankan

SIANTAR, FaseBerita.ID– Denpom I/I Pematang Siantar membongkar sindikat pencuri puluhan unit sepeda motor dan mobil. Dua tersangka diamankan bersama barang bukti 5 mobil dan 23 unit sepedamotor, Jumat (20/11).

Dandenpom I/l Pematang Siantar Mayor CPM Binson Simbolon SH MH mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang datang ke Kantor Denpom I/l Pematang Siantar yang bernama Taman Sihotang(44), alamat Kelurahan Bahkapul Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematang Siantar.

Dilaporkan Taman, mobil Avanza Nopol BK 1793 WR miliknya yang dirental oleh oknum anggota TNI berinisial UPS yang berdinas di Kota Pematang Siantar mulai tanggal 18 September 2020 dengan kesepakatan 4 hari, namun sampai lebih 1 bulan mobil tidak dikembalikan.

Menurut Binson Simbolon, karena ada indikasi dilakukan oleh oknum aparat TNI, pihaknya memerintahkan Tim Lidpamfik melakukan penyelidikan dengan berdasarkan informasi yang diterima. Kemudian selanjutnya Personel Lidpamfik menelusuri dan mendapatkan informasi bahwa posisi tersangka penggelapan mobil Avanza Nopol BK 1793 WR berada di sekitar Kabupaten Serdang Bedagai.

Atas perintah Dandenpom l/l Pematang Siantar, Tim Lidpamfik Denpom I/l yang dipimpin Kapten Cpm Norman Sidabutar bergerak langsung menuju alamat MK(40) di Desa Penggalangan Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai yang diduga tersangka penadah mobil. Tiba di rumah tersangka didapati mobil Xenia warna biru Nopol G 8577 EJ, Avanza dan Agya serta sepeda motor KLX tanpa nopol adalah diduga milik AZ(20) warga Jalan Tanah Besi Desa Paya Pasir Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai.

Selanjutnya Tim Lidamfik menuju Rumah AZ dan di dalam rumah ditemukan 10 unit sepeda motor berbagai merek tanpa nopol. Diantaranya 1 unit Vixion warna coklat bertuliskan Babinkamtibmas tanpa Noreg II 1015-29 dan di depan rumah AZ terparkir mobil Agya BK 1930 MI.

Dengan pengembangan Tim Lidpamfik bersama tersangka AZ dan MK, tim bergerak menuju rumah MH, kakek dari tersangka AZ yang beralamat di Dusun III Payapasir Kelurahan Payapasir Kecamatan Tebing Syahbandar dan ditemukan mobil Brio BK 1921 ABE dan 12 unit sepeda motor berbagai merek, dan 71 lembar STNK sepeda motor serta sebuah tas kulit warna coklat serta 1 blog kwitansi berisi transaksi gadai kendaraan.

Selanjutnya Tim Lidpamfik membawa 5 unit mobil dan sepeda motor 21 unit ke Denpom l/l Pematang Siantar serta 2 orang tersangka yang berinisial MK dan AZ guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Sementara 23 unit sepeda motor berbagai merek masih berada di TKP.

Menurut Dandenpom, setelah penyelidikan selesai tersangka UPS dikenakan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dan tersangka AZ sebagai penadah dikenakan pasal 480 KUHP. Selanjutnya barang bukti dan 2 orang tersangka akan diserahkan ke Polres Kota Tebing Tinggi untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.(ros/esa)

iklan usi



Back to top button