Berita

Komnas PA: Selamatkan Anak dari Paham Radikal

FaseBerita.ID – Salah satu langkah strategis untuk menyelamatkan anak Indonesia dari penanaman paham radikal, ujaran kebencian dan intoleransi adalah mengembalikan fungsi dan sistim kekerabatan serta nilai-nilai kebersamaan sebagai gerakan terpadu perlidungan anak berbasis kampung, desa dan masyarakat.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Indonesia, Arist Merdeka Sirait, dalam siaran pers nya, Minggu (6/10/2019). Menurutnya, gerakan perlindungan anak terpadu, terorganisir dan berkesinambungan itu haruslah diintegrasikan dengan program dan atau kegiatan  pemberdayaan anak dan perempuan di setiap pedesaan.

“Untuk memperkuat ketahanan dan solidaritas keluarga di pedesaan, hendaknya setiap kepala desa menggunakan hak konstitusional mengeluarkan Peraturan Desa (Perdes) yang mengikat masyarakat secara hukum guna menjaga dan melindungi anak. Salah satu upaya untuk melindungi dan menangkal anak dari penanamam paham radikalisme, intoleransi dan ujaran kebencian yang dilakukan oleh orang terdekat dan lingkungan sosial anak tersebut adalah dengan cara memperkokoh ketahanan dan fungsi keluarga sebagai basis atau garda terdepan untuk memberikan pendidikan nilai-nilai agama, sosial, dan solidaritas terhadap  kemanusian dan kesamaan hak,” tegasnya.

Menurut dia, untuk mengeksekusi maksud tersebut, Komnas Perlindungan Anak bersama Polres Cianjur, Jawa Barat dan Komnas Perlindungan Anak perwakilan Jawa Barat  dalam kunjungannya ke maskas Polres Cianjur, Selasa (1/10)  yang diterima Kapolres, Wakapolres dan Satreskrimum menyepakati betapa perlunya menyelenggarakan kegiatan “parenting skill”,  ditengah-tengah kehidupan masyarakat desa, dengan melibatkan para guru-guru PAUD dan ibu-ibu Bayangkari, bagaimana cara mendidik anak yang baik, dan bagaimana formulasi yang ideal dalam mengelolah keluarga yang  bebas dari kekerasan.

“Komnas Perlindungan Anak Indonesia sebagai institusi perlindungan anak yang diberikan mandat, tugas dan fungsi melindungi anak-anak di Indonesia, sangat mendukung rencana dan gagasan brilian Polres Cianjur untuk segera menyelenggarakan dan memberikan akses bagi anak-anak di seluruh pedesaan di Cianjur untuk dilatih dan dididik menjadi Polisi Cilik (Porcil). Melalui kegiatan Porcil ini diyakini dapat memperkokoh pemahaman anak atas nilai-nilai kebangsaan, NKRI budaya dan kebersamaan diantara anak,” jelasnya.

Lanjut dia, pengembangan bakat dan minat  anak adalah salah satu hak anak yang diatur dalam Konvensi International PBB tentang Hak Anak tahun 1989 maupun UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak termasuk didalamnya memberikan akses  kepada anak pedesaan untuk bebas menyuarakan dan  mengeluarkan pendapat.

“Pendidikan sebaya di lingkungan sosial anak  dipedesaan dan pembentukan jaringan Forum Anak Desa juga salah satu cara  yang jitu untuk memberikan akses bagi anak  mengembangkan bakat minatnya, waktu luang dan kegiatan budayanya sebagai upaya melakukan deradikalisasi bagi anak yang  terpapar paham radikal,  intoleransi dan ujaran kebencian,“ tambahnya.

Sementara itu,  Sekretaris Jenderal Komnas Perlindungan Anak Dhanang Sasongko usai bertemu Kapolres dan Wakapolres Cianjur  menjelaskan,  bahwa anak harus bertumbuh dan berkembang secara wajar, bebas dari kekerasan, eksploitasi, dan perlakuan salah dan diskriminasi.

Fungsi keluarga harus mampu mendidik anak dengan pola pengasuhan yang baik, bersahabat dan ramah pada anak. Di samping itu, anak juga mempunyai harkat dan martabat sebagaimana dimiliki oleh orang dewasa juga yang patut dihargai.

“Anak-anak harus kita lindungi secara maksimal dalam situasi apapun. Sebab anak kita itu adalah amanah dan titipan yang dianugerahkan Allah kepada kita. Oleh sebab itu,  kita mempunyai kewajiban maksimal untuk melindungi anak dalam kondisi dan situasi apapun anak kita itu,” katanya.

Menurut dia, Untuk mewujudkan keinginan dan kerjasama memutus mata rantai anak terpapar paham radikal, intoleransi dan ujaran kebencian, segera dalam waktu dekat akan dideklrasikan berdirinya Kantor Perwakilan Komnas Perlindungan Anak di Kabupaten Cianjur. (mis/rel/osi)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker