Berita

Ketua TP PKK Paluta Jenguk Bayi Penderita Gizi Buruk

PALUTA, FaseBerita.ID – Ketua Tim Penggerak Program Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) Ny Ade Andar Harahap beserta sejumlah pengurus lainnya menjenguk bayi penderita gizi buruk yang dirawat di RSUD Gunungtua sejak 5 hari yang lalu, Jumat (22/3).

Dalam kunjungannya, Ketua TP PKK kabupaten Paluta Ny Ade Andar Harahap didampingi Ny Deswati Burhan Harahap disambut oleh Direktur RSUD Gunungtua dr Juli Nasution didampingi KTU Ganti P Pulungan SKM.

Ny Ade Andar Harahap mengatakan bahwa segala biaya perawatan dan pengobatan anak penderita gizi buruk ini selama berada di RSUD Gunungtua. “Pemkab akan menanggung seluruh biaya perawatannya selama berada di RSUD Gunungtua ini,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan kepada orangtua si bayi yakni Elda Wahyuni Hasibuan agar lebih sabar dan fokus untuk merawat bayinya hingga sembuh nantinya.

Ia juga berpesan agar kedepannya si Ibu lebih aktif untuk menjalankan pola hidup sehat serta mengikuti segala anjuran dan program kesehatan yang dilakukan oleh pihak penyuluh ataupun petygas kesehatan seperti program imunisasi dan yang lainnya. “Jalankan pola hidup sehat dan ikuti anjuran dan program dari penyuluh dan petugas kesehatan. Program imunisasi, pola hidup bersih dan program lainnya yang semuanya itu untuk kesehatan kita semua,” katanya.

Pada kesempatan itu, ketua TP PKK Paluta Ny Ade Andar Harahap juga menyerahkan bantuan dan santunan berupa susu dan sejumlah makanan bayi untuk asupan gizi untuk percepatan pertumbuhan fisik si bayi.

Sementara, tim medis yang menangani yakni dr Ari Topan Nasution SpA menyampaikan bahwa hasil diagnosa menyatakan bahwa bayi tersebut memang menderita gizi buruk.

Meski begitu, pihaknya masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyakit lainnya yang diduga diderita oleh bayi tersebut dengan melakukan tes rontgen. “Kita sudah melakukan pemeriksaan dan rontgen tubuh si bayi untuk memastikan apakah ada penyakit lain yang diderita si bayi,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa sejak dirawat selama 5 hari di RSUD Paluta, kondisi kesehatan si bayi juga sudah mulai membaik dari sebelumnya.

Saat ini pihaknya sedang fokus untuk diagnosa penyakit lainnya serta penambahan asupan gizi untuk peningkatan kondisi fisik dan kesehatan si bayi agar lebih membaik.

Sebelumnya, Ardelio Harahap bayi laki-laki berusia 11 Bulan anak pasangan Alrin Hormat Harahap dan Elda Wahyuni Hasibuan, warga Desa Huta Baringin, Kecamatan Simangambat, Kabupaten Paluta dirawat di RSUD Gunungtua akibat menderita gizi buruk.

Berdasarkan keterangan dari RSUD Gunungtua melalui KTU Ganti Paruntungan Pulungan SKM, pasien atas rujukan dari Puskesmas Ulak Tano itu sudah di tangani dengan baik.

“Pasien bayi yang mengalami gizi buruk ini masuk, Jumat (15/3) lalu atas rujukan dari Puskesmas Ulak Tano dan sekarang bayi itu sudah dirawat,” kata Ganti, Minggu (17/3) lalu.

Namun kata Ganti, terkait status ekonomi keluarga pasien, pihaknya belum bisa memastikan apakah masuk kategori keluarga kurang mampu atau tidak karena saat diminta kartu identitas atau dokumen kependudukan, orangtua pasien tidak bisa memperlihatkannya seperti KTP, KK maupun BPJS.

“Saya dengar mereka dibantu kepala desa dan pihak Puskesmas Ulak Tano lagi mengurus KK, KTP dan juga BPJS. Kami masih menunggu hasil koordinasi mereka dari pihak Dinas Sosial Paluta apakah mereka masuk kategori keluarga kurang mampu atau tidak,” terang Ganti. (ais)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button