Berita

Ketua MPR Dukung Pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya

TAPUT, FaseBerita.ID – Ketua MPR-RI Bambang Soesatyo di Kabupaten Tapanuli Utara sebagai narasumber pada Sosialisasi Empat Pilar. Bambang disambut Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, bertempat di Gedung Kesenian Sopo Partungkoan-Tarutung. Bupati mengucapkan terimakasih atas kehadiran Bambang Soesatyao, dan berharap kunjungan ini akan mempercepat pembangunan di Tapanuli Utara.

“Saat ini ada tiga hal strategis dalam mempercepat pembangunan di Tapanuli Raya, yang pertama adalah pembangunan jalan tol dari Danau Toba hingga Tapanuli Tengah, sehingga wisatawan mudah menuju Nias, membuka dan membangun jalan menuju kawasan Sei Mangke yang dekat dengan Kecamatan Garoga, serta  pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya,” ucap Bupati Nikson Nababan, Jumat (7/2).

“Mimpi kami adalah bagaimana Tapanuli Raya menyumbang kepada negara, bagaimana bisa berdikari dan mandiri, kami punya potensi untuk itu. Dengan adanya Universitas Negeri Tapanuli Raya kelak akan melahirkan pemimpin di negara kita ini. Mudah-mudahan mimpi kami ini dapat segera terwujud, tinggal menunggu ketokan palu dari pemerintah pusat,” ucap bupati.

Usai sambutannya, bupati menyerahkan permohonan pendirian Unversitas Negeri Tapanuli Raya kepada Ketua MPR-RI, dan langsung ditandatangi sebagai bentuk dukungannya. “Saya Bambang Soesatyo Ketua MPR RI dengan ini menyatakan dukungan atas Universitas Negeri di Tapanuli sebagai upaya untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi dan kualitas sumber daya manusia, dalam rangka percepatan pembangunan di kawasan Danau Toba dan sekitarnya,” ucap Ketua MPR RI yang biasa disapa Bamsoet.

Dalam paparannya, Ketua MPR-RI menjelaskan Empat Pilar dimaksud adalah Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD 1945 sebagai konstitusi Negara, Bhineka Tunggal Ika sebagai Simbol Negara serta Tap MPR tentang NKRI sebagai bentuk Negara.

“Indonesia ini milik kita semua, semangat yang kita kobarkan hari ini tetap dijaga dan dirawat dengan semangat kesatuan dan persatuan. Harap diingat kegiatan Sosialisasi 4 Pilar memiliki makna multidimensi. Bukan sekadar kewajiban MPR RI untuk melaksanakanya,” ucap Bambang Soesatyo.

Di sela paparannya tentang Empat Pilar, Bamsoet yang juga mengenakan jaket bomber Ulos Batak pemberian Ny Satika Nikson Nababan  menjelaskan bagaimana memacu percepatan pembangunan kawasan Danau Toba.

“Salah satu caranya, bagaimana kita menjual parawisata Danau Toba yabg ditopang dengan infrastruktur yang baik. Kita sudah memiliki Bandara Internasional Silangit yang masih perlu dikembangkan,” terang Ketua MPR RI, ini.

“Melalui podium ini saya minta Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama untuk mengalih fungsikan Institut Agama Kristen menjadi Universitas Negeri Tapanuli. Kita juga mendorong Tokoh Nasional asal Tapanuli untuk berjuang keras membangun Tapanuli ini. Saya yakin Tapanuli bisa maju apabila masyarakatnya kompak,” tegasnya lagi.

Tak lupa Bamsoet mangaku, bahwa dirinya merasa senang dengan pemberian pakaian lengkap adat Batak Toba yang diserahkan para tokoh Lembaga Adat Dalihan Natolu dan mengucapkan terimakasih.
“Saya ingin membagikan kebahagian saya hari ini. Bahwa ada satu daerah memiliki potensi luar biasa untuk kemajuan bangsa,” ungkapnya.

“Hagagalon dibahen dua hal, ima jolma na marpikkir ale dang mangulahon dohot jolma na mangulahon ale dang marpikkir,” ucap Bambang Soesatyo diakhir paparannya dengan logat yang agak tersendat dan langsung disambut tepuk tangan serta tawa para hadirin.

Sosialisasi ini dihadiri Ketua DPRD Taput Poltak Pakpahan, Forkopimda/mewakili, Ketua TP PKK Taput Ny Satika Nikson Nababan,  para pejabat Pemkab Tapanuli Utara, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan pemuda, dan anggota Komite Masyarakat Danau Toba yang di ketuai Edison Manurung. (as/ahu)

Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close