Berita

Kepala BPMN Simalungun Janjikan Gaji Perangkat Desa Cair 2 Bulan

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID- Perangka Desa di Kabupaten Simalungun ternyata sudah dua bulan belum menerima honor, terhitung Maret dan April 2020.

Beberapa perangkat desa mengeluh dan curhat kepada awak media berhubung di masa pandemi Corana Virus ini kebutuhan semakin meningkat untuk bertahan hidup, ditambahkan tugas penanganan covid-19 di nagori yang melelahkan.

“Sudah berulang kali kucek di ATM belum juga cair gaji kami, ini sudah akhir bulan 5, gaji kami bulan 3 dan 4 belum juga cair, apalagi situasi Covid-19 ini banyak kebutuhan yang mau dipenuhi,”keluh beberapa perangkat desa.

Sementara, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (DPMPN) Kabupaten Simalungun, Roganda Sihombing saat dikonfirmasi melalui selulernya, Kamis (28/5/2020), belum mengetahui kapan gaji perangkat desa dicairkan.

“Belum tau aku, tapi sudah diusulkan, tanyaklah sama bapak Bupati kenapa belum cair, yang pastinya sudah kita usulkan, kapan gaji mereka dicairkan itulah aku tidak tau,”ucapnya.

Berbeda dengan Kadis DPMPN Simalungun, Sarimuda Purba saat dikonfirmasi via selulernya, Jumat (29/5/2020) sekira pukul 15.00 WIB, mengatakan gaji perangkat desa segera dicairkan paling lama minggu depan.

“Kalau Dana Desa (DD) tahap I sudah cair semua, kalau ADN bulan 1 dan 2 sudah cair tapi bulan 3 dan 4 masih diproses, diperkirakan akhir bulan ini sudah cair, paling lama minggu depan,”sebutnya.

Saat dimintai tanggapannya terkait prosedur pencairan gaji perangkat desa tidak sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Simalungun No 47 tahun 2019.

Dimana dalam pasal 11 huruf (a) bahwa penghasilan tetap (gaji) perangkat desa dibayarkan setiap bulan sesudah melaksanakan tugas.

Sarimuda Purba menerangkan, pencairan gaji Perangkat desa di Simalungun tidak ada dicairkan per bulan tetapi dicairkan sekali 2 bulan atas permintaan para Pangulu.

“Ngak ada per bulan cair, kadang-kadang ditebuskan 2 bulan, memang begitu keinginan Pangulu juga, sekali 2 bulan aja, biar terasa. Memang gaji mereka dibayarkan setelah bekerja,”terangnya.

Keterlambatan itu berhubung karena masih sibuk dipengurusan pencairan Dana Desa Tahap I (bulan 1,2,3 dan 4), namun kedepannya, bulan 5 ke atas pencairan sudah lancar.

Selain itu, alasan Sarimuda Purba, disebabkan situasi Covid-19 ini, situasi yang tidak pernah kita alami sehingga semua terganggu sampai ke penggajian, bahkan jalannya Pemerintahan jadinya tidak normal lagi.

“Taulah situasi Covid-19 ini semua terganggu sampai ke penggajian, jalannya pemerintahan pun nggak normal lagi, tapi mudah-mudahan minggu depan gaji mereka sudah cairlah itu karena berkasnya sudah di Keuangan, kemarin juga sebagian sudah cair,”pungkasnya.(mag-05/fi)

Unefa

Pascasarjana


Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker