Berita

Kentalnya Tradisi Warga Barus Usai Panen

BARUS, FaseBerita.ID – Ratusan warga Desa Aek Dakka, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah memenuhi bukit Almaligai bayar nazar desa berupa tradisi tahunan warga setempat usai panen. Seluruh masyarakat yang mengikuti acara penuh suka cita. Tradisi yang sudah turun temurun yang digelar setahun sekali selalu ramai diikuti warga, Jumat (13/9/2019).

Kegiatan yang di pandu oleh penatua desa, tokoh agama dan tokoh adat itu menggelar acara doa bersama usai musim panen raya, yang artinya jangan lupa kepada Tuhan. Tradisi ini digelar sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan karena telah diberi hasil panen berlimpah dan keselamatan.

Hasil bumi kemudian dikumpulkan setelah sebelumnya diolah menjadi makanan berupa kue dan juga nasi yang lengkap dengan lauk pauknya.

Semua berkumpul di balai Al Maligai komplek situs bersejarah yang berada di atas ketinggian 500 meter di atas permukaan laut.

Objek pemakaman Syeh di Barus sudah menjadi pusat kegiatan acara, dan puncak acara saat sejumlah makanan dibagikan pada warga. Harapan warga melalui ritual bayar nazar hasil bumi di desa Aek Dakka semakin melimpah dari tahun ke tahun, sehingga kemakmuran warga bisa tercapai.

Hal tesebut di jelaskan oleh Zuardi Simanullang Penutur sejarah Barus. Ia menyebutkan, masyarakat Aek Dakka memliki tradisi berziarah ke Makam Auliya Syech Rukunuddin yang berada di Situs sejarah Religi Al–Mahligai. Ziarah bersama ini dilakukan setelah masyarakat di desa itu selesai memanen padi.

Ada edukasi yang kita lihat dari tradisi tersebut, yakni tidak lupa mengucapkan syukur Kepada Allah SWT atas rezeki yang mereka terima.

Hal senada diungkapkan Nurfuadi Pasaribu (29) salah seorang makmum menuturkan, budaya itu selalu dilakukan warga usai bercocok tanam dan panen. Tradisi ini sudah berlangsung lama dan dilaksanakan secara turun temurun oleh warga.

“Kegiatan ini sudah berlangsung secara turun -temurun  sejak saya masih kecil sudah kerap mengikuti kegiatan ini. Kita berdoa, zikir bersama serta bermunajat kepada Allah SWT di atas pusara para Auliya ” sebutnya.

Ziarah bersama ini merupakan salah satu bentuk dan wujud rasa syukur kehadirat Allah SWT, karena hasil pertanian kita melimpah dan penduduk terhindar dari berbagai rintangan. Usai berdoa peserta ziarah yang terdiri dari pria dan wanita itu bersantap bersama di pondok yang ada dikomplek ditus sejarah Al-Mahligai. (gp/osi)



Unefa

Pascasarjana
Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close