Berita

Kenalan di Sosmed, Cabuli Anak di Bawah Umur

FaseBerita.ID – Sosial media memang memberikan hal positif bagi masyarakat. Namun, kalau disalahgunakan seseorang bisa berakibat fatal dan berurusan dengan polisi.

Seperti remaja FA (19), warga Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena mencabuli anak di bawah umur yang baru dikenalnya di Facebook (FB).

Meski tidak memiliki pekerjaan alias pengangguran FA mampu menggaet dan merayu Bunga (nama samaran), perempuan berusia 13 tahun, untuk dijadikan pemuas nafsunya.

Kini FA menanggung resiko berat karena dilaporkan orang tua korban ke Polres Padangsidimpuan. Berbekal keterangan saksi korban dan pelapor serta sejumlah barang bukti, FA ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Padangsidimpuan

FA diamankan Tim Opsnal Satreskrim Polresta Padangsidimpuan pada Selasa (18/6), sekitar pukul 17.00 WIB, di Desa Hasobe, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel.

Kapolresta Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya melalui Kasatreskim AKP Abdi Abdullah, membenarkan penangkapan tersebut dimana penangkapan terhadap FAH bermula dari laporan polisi No: LP / 265 / VI / 2019 / SU / PSP, tanggal 11 Juni 2019 tentang dugaan tindak lanjut tindakan cabul terhadap anak yang diminta sesuai dengan pasal 81 sub pasal 82 UU-RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Berdasarkan laporan tersebut, polisi bergerak cepat. Setelah melakukan penyidikan, tim opsnal satreskrim mendapat informasi FAH sedang berada di Desa Hasobe.

Polisi pun langsung menuju Desa Hasobe. Ternyata informasi tersebut benar. Tak lama kemudian,petugas berhasil mengamankan tersangka tanpa melalui perlawanan.

Aksi dugaan pencabulan yang dilakukan tersangka sambung kasat, pada Sabtu (8/6/2019), sekitar pukul 14.00. Bermula ketika tersangka mengajak Bunga jalan-jalan ke Tor Simarsayang di Kota Padangsidimpuan.

Ketika berada di tempat rekreasi tersebut, FA mengajak Bunga singgah di salah satu pondok yang ada di sana. Saat itu tersangka berusaha merayu Bunga untuk melakukan perbuatan terlarang itu.

Upaya FA tersebut ditolak Bunga Namun, remaja pengangguran itu terus memaksa. Karena tak berdaya dan terus dipaksa, akhirnya tersangka berhasil melampiaskan nafsunya, sehingga keduanya berhubungan layaknya suami istri.

Tidak sampai di situ saja, usai melampiaskan nafsu bejatnya FA meninggalkan korban di bukit itu. Kemudian Korban pun menghubungi rekannya lewat telephone selulernya untuk menjemputnya. (ac/int)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close