Berita

Kembali Beraksi, Residivis Ditembak Polisi

FaseBerita.ID – AS alias Udin Kunyuk (38) residivis warga Dusun Sukajadi Desa Damuli Pekan Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labura, terpaksa ditembak, Minggu (1/3) sekira pukul 23.30 WIB.

Residivis tersebut ditembak petugas di bagian kaki kiri setelah melakukan pencurian 1 buah tas kulit warna merah dan 1 buah tas dompet warna coklat dan uang sebesar Rp361ribu di sekitar kompleks SPBU Damuli.

Informasi dihimpun, ketika itu korban Rismauli Sianturi (49), warga Perawang Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau merasa lelah dan beristirahat di SPBU Jalinsum Damuli Kecamatan Kualuh Selatan Labura, Minggu  (1/3) sekira pukul 05.30 Wib.

Korban istirahat di dalam mobil, tiba-tiba saja tersangka AS membuka pintu mobil korban dan mengambil tas Korban dari dalam mobil. Korban pun melaporkan kejadian pencurian yang dialaminya ke Mapolsek Kualuh Hulu.

Personel Polsek Kualuh Hulu melalui  Unit Reskrim melakukan olah TKP dan sekaligus melakukan penyelidikan di sekitar lokasi kejadian dan mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku  pencurian tersebut adalah AS alias Udin Kunyuk, seorang residivis yang baru sebulan keluar dari LP.

Selanjutnya team Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu melakukan pencarian terhadap tersangka sehingga pada Pukul 23.30 WIB keberadaan tersangka tercium dan langsung menuju ke tempat tersangka dan berhasil meringkusnya.

Kemudian tim dan tersangka melakukan pencarian barang bukti namun pada saat tersangka menunjukkan tempat penyimpanan hasil kejahatannya tersangka berusaha melawan dan menyerang petugas sehingga team Unit Reskrim melakukan tindakan tembakan peringatan ke atas sebanyak 3 kali tapi tidak diindahkan tersangka, sehingga dilakukanlah tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka.

Kapolsek Kualuh Hulu AKP Sahrial Sirait dan Kanit Reskrim Ipda Y Hendrawan Gultom membenarkannya, AS alias Udin kunyuk merupakan residivis yang baru sebulan keluar dari lembaga pemasyarakatan (LP). Tersangka  dan barang bukti diamankan ke Polsek untuk diproses secara hukum lebih lanjut. (st/rah)

Universitas Simalungun  
Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close