Berita

Kelompok Cipayung Dukung Polres Sibolga Tuntaskan Kasus Perjalanan Dinas DPRD

FaseBerita.ID – Kelompok mahasiswa Cipayung Kota Sibolga yang terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dalam pernyataan sikapnya, Jumat (15/5) lalu di ruang pertemuan kedai kopi Kok Tong Jalan Imam Bonjol mendukung pihak kelopisian, dalam hal ini Polres Sibolga untuk menangani dan menuntaskan kasus dugaan tindak pidana korupsi perjalanan dinas DPRD Sibolga tahun anggaran 2017.

Pernyataan sikap Kelompok Cipayung itu ditandatangani Ketua HMI Sibolga M Yusuf Damanik SE, Ketua GMKI Arwanto Laoly, Ketua Cabang Caretaker GMNI Sibolga Aloisius Ifan Gulita dan tertuang dalam 8 butir pernyataan sikap.

“Yang pertama, mendukung Polres Sibolga dalam menangani dan menuntaskan kasus tindak pidana korupsi perjalanan dinas DPRD tahun anggaran 2017,” terangnya M Yusuf Damanik.

Kedua, katanya, Cipayung Kota Sibolga tidak menginginkan dugaan kasus perjalanan dinas DPRD tahun 2017 dianggap publik sebagai kasus politik semata. Padahal jelas dalam persoalan ini kuat dugaan ada terjadi kasus tindak pidana korupsi. “Ketiga, meminta Kapolres Sibolga AKBP Triyadi untuk tidak terintervensi dari pihak mana pun, karena aspek keadilan lebih diutamakan dalam penegakan hukum,” terang M Yusuf Damanik.

Arwanto Laoly melanjutkan, keempat, Kelompok Cipayung Sibolga siap menjadi garda terdepan mengawal Polres Sibolga dari orang-orang yang ingin merusak tatanan hukum dan merugikan masyarakat.

“Kami meminta kepada Polres Sibolga untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi perjalanan dinas anggota DPRD tahun 2017, menaikkan status pemeriksaan dari penyelidikan menjadi penyidikan dan jika terbukti, jangan ragu untuk menetapkan tersangkanya,” tegas Ketua GMKI Sibolga ini.

Dirinya juga meminta sesuai pernyataan sikap, yang ke enam, kepada Kapolres Sibolga untuk mengumumkan kepada publik status kasus tersebut agar tidak menjadi informasi yang ambigu di tengah-tengah masyarakat.

“Ketujuh, kami juga tidak sanggup diam dan akan selalu menjadi sosial kontrol dalam penegakan hukum yang ada di Sibolga khususnya. Hukum tidak boleh takut kepada politik, meski hukum adalah produk politik, tetapi hukum tetaplah hukum. Harus ditegakkan setegak-tegaknya tanpa tebang pilih. Tidak ada tempat bagi koruptor di Kota Sibolga,” ungkap Aloisius Ifan Gulo menimpali.

Menurut dia, sesuai pernyataan sikap yang kedelapan, dukungan Ini diberikan demi tegaknya supremasi hukum di negeri ini, secara khusus di wilayah hukum Polres Sibolga.

Usai mengeluarkan pernyataan sikap kepada para wartawan, Kelompok Cipayung Kota Sibolga langsung mengantarkan pernyataan sikap tersebut ke Polres Sibolga. (mis)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close