Berita

Kejari Siantar Lamban Tangani Kasus Korupsi

FaseBerita.ID – Daulat Sihombing, salahsatu Pengamat Hukum di Kota Siantar angkat bicara terkait kasus dugaan korupsi yang terjadi di Dinas Kominfo Pemko Siantar.

Ia menilai, jaksa dalam kasus ini kurang serius dan lambat menangani kasus tersebut, dan meminta agar pihak Kejaksaan tidak mempermain kasus dimaksud.

“Kejari Siantar lambat menangani kasus korupsi. Kasus ini harusnya diusut tuntas. Paling tidak ada keadilan yang dirasakan para korban korupsi. Seorang koruptor harus diperlakukan tegas. Logisnya saja, kenapa ditetapkan tersangka kalau ternyata bukti permulaan yang cukup tidak dilengkapi? Kalau sudah ditetapkan sebagai tersangka, berarti bukti permulaan sudah cukup. Kenapa ada alasan lagi tidak menahan dengan alasan audit BPKP belum ada. Yang artinya argumentasi itu adalah argumentasi picisan (murahan),” ujarnya.

Saat disinggung mengenai ditetapkannya Kepala Dinas Kominfo dan Sekretarisnya sebagai tersangka, namun oleh Walikota Siantar Hefriansyah masih memakai Posma sebagai Kepala Dinas, ia menilai bahwa pimpinan tersebut tidak memiliki kompetensi dan kemampuan sebagai walikota.

“Saya melihat kalau dia (Hefriansyah) tidak memiliki kemampuan. Jangan harap untuk membuat managemen godgaferment (yang baik),” pungkasnya.

Sebelumnya, Kejari Siantar meminta waktu selama sebulan untuk menyelesaikan kasus korupsi di Dinas Kofinfo yang melibatkan Kadisnya, saat melakukan cofemorning tertanggal 14 Februari 2020. (Mag 04)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close