Berita

Kebakaran, 1 Orang Kesetrum

TANJUNGBALAI, FaseBerita.ID – Satu unit rumah milik warga Tanjungbalai terbakar, Kamis (7/3). Rumah itu milik Sunaryo (62) warga Jalan Pattimura. Peristiwa ini menyebabkan satu orang kristis diduga kesetrum listrik.

Adalah Suempi (30). Dia kena setrum saat berusaha membantu melakukan pemadaman api. Korban kemudian dievakuasi ke klinik terdekat dengan kondisi tidak sadarkan diri.

Kebakaran yang terjadi tepatnya di belakang SD Negeri 132412 Kelurahan Pantai Burung, Kecamatan Tanjungbalai Selatan itu terjadi diduga dipicu hubungan arus pendek atau korsleting aliran listrik.

Insiden kebakaran ini langsung ditinjau Aggota DPRD Tanjungbalai H Hamdayani dan Camat Tanjungbalai Selatan Darwin SE.

Nurlela, anak pemilik rumah mengatakan, sekira pukul 09.20 WIB api mulai membakar rumah mereka. “Mungkin karena rumah itu terbuat dari kayu makanya mudah terbakar,” ujarnya.

Sementara Faturahman (17) tetangga korban mengatakan, api berasal dari dalam rumah. Kemungkinan karena korsleting listrik.

“Mungkin korslet bang. Soalnya api berasal dari dalam rumah,” ujarnya.

Mengetahui informasi tersebut, lima unit mobil pemadam kebakaran milik Pemko Tanjungbalai dikerahkan ke lokasi.

Baca: Gonggongan Anjing Selamatkan Tuannya dari Kebakaran

Keesokan harinya, oleh Kepala Bidang Kabid Darlog BPBD Nurmiah langsung turun ke TKP dan memberikan bantuan berupa sembako dan tenda darurat sebelum ada bantuan dari dinas sosial.

Sunaryo (68), pemilik rumah berharap Pemko Tanjungbalai memberikan bantuan untuk memperbaiki rumah mereka.

Mobil Pembawa Solar Terbakar

Sementara di Labuhanbatu, satu unit mobil Suzuki Carry BK 8232 YK terbakar di Jalan Lintas Ajamu – Aek Nabara tepatnya di Jalan Lintas Perkebunan Pendawa, Desa Perkebenunan Sennah, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (6/3) sekira pukul 16.00 WIB.

Informasi dihimpun, sore sekira pukul 15.00 WIB, supir dan kernet Riki (33) warga Lingkungan Negerilama, Kelurahan Negerilama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, dan Hendra Cipta (36) warga Lingkungan Pirbun, Kelurahan Negerilama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, membawa BBM jenis solar dari gudang milik Ganto.

Mereka membawa 11 jerigen untuk alat berat dengan mempergunakan mobil milik Nantan yang disewa Ganto sebesar Rp3 juta per bulan.

Namun saat di TKP, sekitar 300 meter dari gudang, satu jerigen tumpah dan mengenai knalpot kendaraan. Akibatnya terjadi percikan api dan semakin lama semakin besar.

Supir dan kernet berusaha memadamkan api dengan menggunakan kain basah. Namun sia-sia dan api makin membesar, kemudian menjalar ke tangki mobil sehingga terjadi kebakaran. Kejadian itu menyebabkan pemilik mobil mengalami kerugian puluhan juta.

Sekira pukul 17.00 WIB, api baru bisa dipadamkan dibantu warga sekitar. Lalu lintas di sana juga mulai lancar saat petugas melakukan pengaturan jalan.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang melalui Kapolsek Bilah Hilir AKP Hery Prasetyo, Kamis (7/3) ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Benar. Mobil ini rencananya dibawa untuk keperluan alat berat berupa excavator (beko) yang sedang melaksanakan pekerjaan replanting kebun sawit di Desa Perkebunan Sennah,” ujar Kapolsek. (CR-04/bh)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button