Berita

Kawanan Rampok Bersenpi Beraksi di Siantar: Satpam Diikat, Mulut Dilakban

SIANTAR, FaseBerita.ID – Lagi-lagi, tindak pidana kejahatan beraksi di Kota Pematangsiantar. Kali ini empat perampok beraksi di Perumahan Wahidin Jalan Ade Irma, Gang Aman, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Senin (3/2) subuh sekira pukul 03.00 WIB.

Sadisnya, pelaku tidak segan-segan bertindak kejam melumpuhkan korbannya. Sebelum beraksi, kawanan perampok menodong korban dengan sejenis pistol (senpi) kemudian mengikatnya dan mulut dilakban.

Informasi dihimpun dari korban Muhamad Harahap (65) warga Jalan Ade Irma Suryani mengatakan, sebelum peristiwa itu terjadi, seperti biasa korban bertugas sebagai Satpam di perumahan itu.

Mereka ada dua orang yang bekerja di sana. Namun, hari itu, jatah korban yang bertugas.

“Kami sudah lama bekerja di sini. Seperti biasa kami selalu gantian. Dan, malam itu giliran saya yang jaga,” kata pria berkulit sawo matang itu saat diwawancarai di rumahnya, Senin (3/2).

Diperkirakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, subuh. Ia melihat gerbang perumahan yang ia jaga sudah terbuka sedikit. Untuk memastikan, ia langsung mengeceknya. Namun begitu ia tiba di gerbang, ia langsung dicegat para perampok bertopeng, kemudian menodongnya dengan pistol. Korban kemudian dipaksa buka baju dan celana. Pakaian itu kemudian dipakai pelaku untuk mengikat kaki dan tangan korban.

“Begitu aku lihat, dua dari pelaku langsung menodongkan pistol. Satu di kepala dan satu di bagian dada sembari berkata ‘diam kau, kalau nggak kutembak’. Akupun tak berani berkutik,” ujar korban sembari menirukan ucapan pelaku.

Ancaman itu membuat korban tak berkutik. Ia pun pasrah. Melihat korban sudah ketakutan, pelaku selanjutnya mengikat dan melakban mulut korban lalu beranjak pergi.

Begitu situasi aman, oleh pelaku beraksi dan berusaha mengutak atik satu unit mobil jenis metik warna hitam milik warga di perumahan itu. Namun kawanan perampok itu gagal membawa kabur mobil.

Sebab, meski sudah setengah jam (30 menit) beraksi, namun pelaku belum berhasil membobol mobil. Sementara waktu sudah menunjukkan pukul 03.35 WIB.

Pelaku diduga khawatir diamuk massa karena hari sudah semakin pagi, kemudian meninggalkan lokasi dengan mengendarai mobil Innova warna hitam yang mereka pakai saat datang ke TKP.

Sementara korban masih berusaha menyelamatkan diri, dan sekira pukul 04.05 WIB, korban baru berhasil membuka ikatan. Kemudian membangunkan warga setempat dan memberitahukan ada perampokan. Selanjutnya setelah berembuk, keesokan harinya korban melaporkan kejadian itu ke kantor polisi.

Kapolsek Siantar Utara AKP Lintas Pasaribu membenarkan adanya peristiwa itu.

“Ia benar, korban sudah membuat laporan. Anggota juga sudah melakukan cek TKP. Namun sayangnya tak ada satu pun CCTV yang terpasang di kawasan itu. Padahal CCTV itu adalah salahsatu pentunjuk untuk mengungkapkan siapa pelakunya,” kata AKP Lintas Pasaribumelalui telepon selulernya. (Mag-03/des/fi)



Unefa

Pascasarjana
Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close