Berita

Kasus OTT Pegawai Puskesmas Perlayuan, Kapus Ditetapkan Tersangka

Tipikor Polres Labuhanbatu Geledah Kantor Dinkes Labuhanbatu

FaseBerita.ID – Terkait operasi tangkap tangan (OTT) sejumlah pegawai Puskesmas Perlayuan Labuhanbatu, Kepala Puskesmas Perlayuan MHJ (41) telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Saat ini, Kapus telah kita tetapkan sebagai tersangka. Sementara, yang lain masih status saksi,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Labuhanbatu AKP Jama Kita Purba saat dikonfirmasi melalui seluler, Kamis (15/8/2019) siang.

Pantauan wartawan, tim gabungan Tipikor Polres Labuhanbatu dan Polda Sumut menggeledah kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu dan pergi membawa sejumlah berkas yang di bawa menggunakan kotak kardus.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Faisal, membenarkan kedatangan tim Tipikor Polres Labuhanbatu untuk mengumpulkan sejumlah data terkait kasus OTT tersebut.

“Sebanyak 5 personil unit Tipikor Polres Labuhanbatu datang dan membawa sejumlah berkas terkait JKN, BOK, dan Jampersal. Kurang lebih sekitar 2 jam mereka disini (Kantor Dinas Kesehatan Labuhanbatu),” sebutnya saat ditemui wartawan.

Sebelumnya, pihak Polres Labuhanbatu melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap tujuh orang pegawai Puskesmas Perlayuan, Labuhanbatu, Sumatera Utara. Ketujuh pegawai tersebut diduga memotong honor pegawai dan staf puskesmas lainnya.

“OTT terkait adanya dugaan pemotongan honor pegawai dan staf Puskesmas,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja dikonfirmasi, Selasa (13/8/2019).

Baca juga: Kasus OTT Pegawai Puskesmas Perlayuan, Kapus Ditetapkan Tersangka

Ketujuh orang yang terjaring OTT yakni Kepala Puskesmas Parlayuan MHJ (41), Bendahara BOK Puskesmas HM (45), dan Bendahara JKN Puskesmas SUB (33).

Selain itu ada 3 staf puskesmas yakni SD (40), NH (42), NUR (33), serta TKS Puskesmas AFN (26).

Polres Labuhanbatu melakukan OTT berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat. Diduga terjadi pemotongan sebesar minimal 25% atau bervariasi dari jumlah yang diterima pegawai dan honorer Puskesmas.

Atas laporan itu, petugas Polres Labuhanbatu melakukan penyelidikan dan melakukan OTT.

“Barang bukti yang ditemukan uang Rp188.315.000. Selanjutnya, ketujuh orang yang diamankan dan barang bukti uang diboyong ke Polda Sumut untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tandas Tatan. (Bud)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close