Berita

Kasipidsus Ditenggat Sebulan Selesaikan Kasus Dugaan Korupsi

FaseBerita.ID – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pematangsiantar Herrus Batubara mengingatkan Kasipidsus Dostom Hutabarat agar secepatnya menyelesaikan kasus dugaan korupsi yang kini sedang mereka tangani.

Kebijakan itu diambil berhubung tiga tersangka dugaan korupsi dari Pemko Pematangsiantar yang hingga kini tak kunjung ditahan. Bahkan, Dostom diberi waktu selama sebulan untuk menuntaskan kasus tersebut.

“Saya memerintahkan Kasipidsus Dostom Hutabarat agar menyelesaikan kasus ini selama satu bulan. Bila tidak selesai dengan waktu yang saya berikan, kasus ini akan saya berikan kepada honorer,” tegas Kajari Herrus Batubara dalam acara silaturahmi dengan rekan-rekan pers se-Kota Siantar, Jumat (14/2) di Siantar Hotel.

Pada kesempatan itu, Kajari juga meminta waktu agar bisa membenahi kinerja dan tetap menjalin kerjasama yang baik dengan media.

“Beri saya kesempatan bekerjasama dengan teman-teman. Saya coba benahi dulu. Kita jangan saling menyalahkan. Ada pengadilan yang bisa memutuskan hukumannya. Yang pasti kita akan bekerja,” kata pria yang sebelumnya pernah bertugas di NTB dan Dolok Sanggul itu.

Dia berjanji, apapun kasus yang tengah ditangani pihak Kejaksaan, pihaknya tidak akan menutupi apalagi kasus soal dugaan korupsi.

Sebelumnya, Herrus Batubara mengatakan, melalui acara silaturahmi yang mereka gelar, semoga dapat menjalin kebaikan antara Kejaksaan dengan media.

Bagi pria yang sudah berkarir di beberapa daerah ini, acara silaturahmi seperti ini selalu ia terapkan agar bisa menjalin hubungan yang baik dengan media.

“Kalau kami salah, katakan salah. Kalau kami benar, katakan benar. Jika media salah atau benar, kami tidak bisa menyatakan salah. Jadi jangan ada saling menyalahkan di antara kita,” ujarnya.

“Kita saling membutuhkan. Saya membangun hubungan emosional. Mari saling memberikan solusi bagaimana yang terbaik. Kejaksaan ingin membagun. Mari sama-sama membangun. Silahkan beritakan apa saja di Kejaksaan. Apa yang kami sampaikan, itulah dimuat. Saya siap dikritik dan diberi masukan,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan fungsional para jaksa untuk tidak menutup diri dalam memberikan informasi kepada wartawan.

“Kita jangan saling menjatuhkan. Dengan kehadiran saya sebagai Kajari, saya akan terbuka terhadap pers. Apa kira-kira masalah dan solusinya bisa dikritik dengan baik,” pesannya.

Hadir pada kesempatan itu perwakilan dari PWI yakni D Hutabarat. Ia berharap, kebersamaan wartawan dengan kejaksaan bisa terjalin dengan baik ke depannya.

“Dengan adanya silaturahmi ini, kami ucapkan terimakasih. Semoga ke depan hubungan antara pers dengan kejaksaan bisa terjalin dengan baik,” sebutnya. (ros/des)

Unefa

Pascasarjana


Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker