Berita

Kas Daerah Kosong Pembayaran TPP ASN di Labuhanbatu Terkendala

FaseBerita.ID – Memasuki bulan ke tiga, para ASN belum juga menerima Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) yang menjadi penghasilan tambahan bagi ASN yang dinilai dari kinerja. Ketidakpastian itu hingga kini masih berlanjut dan belum ada tanda–tanda akan diberikan.

Hal itu terungkap dari beberapa Aparatur Sipil Negara saat dikonfirmasi tentang keterlambatan TPP sejak bulan Juni, Juli.

“Tunjangan penghasilan sangat kami harapkan, jujur saja karena SK kami juga sudah akad di Bank Sumut,” keluh AK salah seorang ASN

Keterlambatan pembayaran TPP itu sewaktu dipertanyakan ke bendahara kantor bahwa belum ada dana yang mau dibayarkan.

“Asal ditanya ke bendahara, katanya belum ada, sepertinya kas daerah diduga kosong,” bebernya.

Proses pembayaran TTP itu bersumber dari dana APBD berbeda dengam gaji yang di bayarkan melalui APBN. Setiap ASN yang bertugas di Labuhanbatu ada di maktubkan dalam Perda, bahwa menerima dana TPP perbulannya sesuai tingkat jabatan.

Di lingkungan Pemkab Labuhanbatu jumlah ASN 5.252 orang per Desember 2019 dan para ASN tersebut tetap mendapat tunjangan tambahan penghasilan. Pendapatan penghasilan itu diterima setelah bulan berjalan.

Sementara itu, Indra Sila selaku Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah saat dikonfirmasi mengakui bahwa ada persoalan termasuk kas daerah kosong. Kekosongam itu karena situasi yang sedang terjadi adanya wabah. Secara umum kas daerah bersumber dari PAD.

“Ya itu kita akui, dan karena PAD saat ini mengalami kendala,” ujar Indra.

Terkait pemasukan PAD dalam kondisi wabah Covid-19 yang sedang berlangsung, alasan itu diduga menjadi kendala pembayaran TPP di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu

Plt Kepala Badan Pengelolaham Pendapatan Daerah Muslih saat ditemui di ruang kerjanya Rabu (22/8) mengatakan, PAD saat ini ada kendala sehingga keterlambatan TPP. Dan Bappenda sendiri akan menjemput bola ke obejk pajak melalui petugas dan juga perangkat yang terkait.

“Semester pertama ini baru 40 persen dari Rp13 milyar yang di targetkan tahun ini,” ungkap Plt yang baru hitungan hari menjabat Rabu (12/8).

“Untuk itu diharapkan agar para objek pajak agar membangun kesadaran untuk membayar pajak karena pembangunan daerah tergantung juga pendapatan pajak dan retribusi,” tutupnya. (bh)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button