Berita

Karyawan PTPN IV Temukan Mayat di Kebun Sawit

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Pendi (41),karyawan PTPN IV warga Huta II, Nagori Bajak Dolok, Kecamatan Tanah Jawa, menemukan mayat MR X yang sudah membusuk di Afdeling VIII PTPN IV, Kebun Bah Jambi, Nagori Baja Dolok, Sabtu (28/9/2019) sekira Pukul 17.30 WIB.

Ceritanya, Sabtu (28/9/2019) saksi Pendi sedang mengangon ternak lembunya di Areal Afdeling VIII PTPN IV Kebun Bah Jambi, Nagori Baja Dolok, Kecamatan Tanah Jawa.

Akan tetapi sekira pukul 17.30 WIB, ketika Pendi sedang mencari keberadaan ternak lembunya,  Pendi terkejut karena melihat sosok tubuh yang ternyata laki-laki, dalam keadaan telungkup di tanah Areal Kebun Kelapa Sawit
Sontak Pendi panik dan pergi berlari menuju warung milik Ponimin dan memberitahukan kepada warga Nagori Baja Dolok, bahwa di Kebun Sawit, ia ada melihat seorang laki laki yang tidak dikenal dalam keadaan tidur telungkup.

Mendengar kabar tersebut, kemudian para warga bersama Pangulu Baja Dolok barangkat ke TKP. Tiba disana masyarakat melihat lelaki tanpa baju bercelana panjang warna hijau kebiru-biruan, rambut hitam lurus berbadan kurus itu sudah membusuk diperkirakan korban telah meninggal dunia dua hari yang lalu.

Melihat mayat itu, Pangulu Nagori Baja Dolok menghubungi Polsekta Tanah Jawa memberitahukan tentang penemuan mayat tanpa identitas tersebut.

Tak berapa lama, Petugas Unit Reskrim Polsekta Tanah Jawa bekerja sama dengan Tim Identifikasi Polres Simalungun membawa mayat tersebut ke RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk dilakukan otopsi guna penyelidikan selanjutnya.

Kapolsek Tanah Jawa, Kompol H Panggabean saat dikonfirmasi via selulernya, Minggu (29/9/2019) sekira Pukul 12.45 WIB, membenarkan penemuan mayat itu.

“Ya, Ciri-ciri korban, tinggi badan lebih kurang 160 CM, perawakan kurus, rambut hitam lurus, mengenakan celana panjang warna hijau kebiru-biruan, tanpa memakai baju. Diperkirakan korban telah meninggal dunia lebih kurang 2 hari sebelum ditemukan, karena keadaan korban mulai membusuk, beraroma tidak sedap,”ujarnya.

Lanjut Kapolsek, mengatakan apabila ada yang merasa kehilangan anggota keluarga supaya datang ke ruang Forensik RSUD Djasamen, Kota Siantar.

“Kita sudah bekerja sama dengan Tim Identifikasi Polres Simalungun, namun hasilnya belum keluar. Kami menyampaikan apabila ada yang merasa hilang anggota keluarganya mohon dicek ke RSUD, manatau itu,”tandasnya.

Hanya saja ketepatan hari sudah larut malam, petugas Forensik menunda dilakukan otopsi pada pagi harinya sehingga mayat pria itu dititip di lemari es pengawet ruangan jenazah rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemko) Siantar tersebut.

“Karena kami masih melakukan pencarian sekaligus penyelidikan untuk mengetahui penyebab sebenarnya mayat pria tersebut,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tanah Jawa IPTU J Sitinjak, Sabtu (28/09) sekira Jam 21.30 WIB di ruangan jenazah RSUD Djasamen Saragih singkat.

Terpisah salah seorang petugas Forensik Siantar mengatakan kepada wartawan bahwa otopsi dilakukan Minggu lantaran doker masih di luar kota. (mag-05/mag-03)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close