BeritaBola

Kapolres Labuhanbatu Klarifikasi Kasus Iman Firmadi: Jepriyono jadi Tersangka

LABUHANBATU, FaseBerita.ID –Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan SIK MH menetapkan M Jepriyono sebagai tersangka dalam kasus pencurian sepedamotor milik T warga Pinang Damai Torgamba Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Bukan peminjam sepeda motor, sesuai laporan pengaduan M Jepriyono ke Polres Labuhanbatu.

“Perlu saya klarifikasi bahwa Jepriyono adalah tersangka dalam kasus pencurian sepedamotor milik warga sesuai laporan warga Pinang Damai Torgamba ke Polsek Torgamba,” ujar Kapolres Labuhanbatu itu dalam keterangan persnya, Jumat (11/9/2020) Sore di halaman Mapolres Labuhanbatu.

Sebelumnya, sebut Deni pihaknya sempat salah dalam menyampaikan informasi kepada publik di salah satu media TV Nasional yang mengatakan bahwa M Jepriyoni adalah korban penganiayaan sesuai laporannya ke Polres Labuhanbatu karena meminjam sepeda motor pada kasus Imam Firmadi, salahseorang Anggota DPRD Labusel dari Fraksi PDI Perjuangan.

“Ternyata setelah informasinya kita gali lebih dalam, ternyata Jepriyono adalah pelaku pencurian sepeda motor milik T warga Pinang Damai karena sepedamotor itu ada pada tersangka Jepri,” jelasnya.
Kini, kata Deni, kasus pencurian sepeda motor itu telah ditangani pihak Polsek Torgamba dan tersangka M Jepriyono telah ditahan di Polsek Torgamba.

“Sementara, ketiga pelaku teman Imam Firmadi telah ditahan di rutan Mapolres Labuhanbatu. Mereka bertiga diserahkan oleh pihak keluarganya,” ungkapnya.
Sebelumnya dalam kasus tersebut, M Jepriyono membuat laporan pengaduan ke Polres Labuhanbatu atas penganiayaan dirinya oleh karena meminjam sepeda motor sehingga atas pengaduannya itu Polres menahan 4 warga Desa Pinang Damai.

Namun belakangan terbongkar, warga Pinang Damai beramai-ramai datang ke Polres Labuhanbatu melakukan aksi dan menyatakan kalau M Jepriyono dianiaya warga karena melakukan pencurian sepeda motor.
Untuk kelanjutan kasus ini kini Polres Labuhanbatu masih melakukan pemeriksaan masing masing pihak yang melaporkan dan terlapor.

Dalam keterangan Persnya, Deni menambahkan, jajaran Polres Labuhanbatu berhasil menangkap puluhan tersangka tindak pidana premanisme hingga pelaku pencurian sepeda motor dalam Operasi Kancil.

Dari tanggal 11 Agustus 2020 – 10 September 2020, polisi mengamankan 11 tersangka tindak pidana premanisme dengan barang bukti sepeda motor, uang tunai, kampak, dompet, tas selempang, bendera merah putih atau dengan kerugian yang dialami korban sekitar Rp11.737.000.

“Pengungkapan kasus 3C, Operasi Kancil Toba 2020 dan premanisme, kita mengungkap 57 kasus dengan 69 tersangka. Total kerugian keseluruhan kasus ini sekitar Rp572.554.000,” beber Kapolres.

Adapun Operasi Kancil Toba 2020 yang digelar 28 Agustus – 10 September 2020 dengan sasaran pencurian kendaraan bermotor dan penadah, 26 kasus berhasil diungkap, berikut 27 tersangkanya dan 2 tersangka residivis kasus curanmor yang terdiri dari 24 pelaku utama curanmor dan 3 penadah.

“Dari 26 kasus yang berhasil diungkap, total kerugian ditaksir sebesar Rp259.200.000,” terangnya.
Sedangkan barang bukti yang diamankan, yakni 28 unit sepeda motor, 1 buah STNK sepeda motor, 1 buah BPKB sepeda motor, 1 buah kunci pas cabang 3, 1 buah kunci L, 1 buah kunci T, 1 buah tang, 1 buah linggis, 1 bilah parang, 1 pasang sendal jepit dan 1 potong besi.

Sementara itu, pada pengungkapan kasus 3C, 23 kasus berhasil diungkap berikut dengan 31 tersangkanya. Di mana, untuk curat terdapat 4 kasus dengan 4 tersangka, 16 kasus curat dengan 24 tersangka dan 3 kasus curanmor dengan 3 tersangka.

“Jumlah kerugian dari 23 kasus yang berhasil diungkap kurang lebih sekitar Rp301.617.000,” ucapnya.
Turut diamankan 8 unit sepeda motor, 1 buah STNK sepeda motor, 1 buah BPKB sepeda motor, 1 buah kunci pas cabang 3, 1 buah kunci L, 1 buah kunci T, 1 buah tang, 1 buah linggis, 1 buah martil, 4 pasang daun jendela, 1 buah besi, 1 potong kunci ring 14, 20 buah tabung gas 3 kg, 5 unit handphone, 740 batang bibit sawit, 2 unit TV dan puluhan bungkus rokok.(oen/esa)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button