Berita

Kapal Pukat Trawl masih Beroperasi, Koordinator PSDKP: SDM Kita Terbatas

FaseBerita.ID – Kordinator Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kota Sibolga Parluhutan Siregar, mengaku pihaknya memiliki keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kapal patroli dalam melakukan pengawasan terhadap kapal pukat trawl yang masih saja beroperasi di zona tangkap nelayan kecil perairan Sibolga-Tapteng.

Demikian diungkapkan Siregar kepada wartawan koran ini, beberapa hari lalu, terkait polemik kapal pukat trawl yang meresahkan nelayan kecil. “Yang jelas kita prihatin dengan keandaan ini. Saya yakin dan percaya, jika kita saling bekerja sama dengan instansi terkait, permasalahan ini pasti akan bisa teratasi,” ujarnya.

Lanjutnya, yang perlu dipahami oleh masyarakat, PSDKP sampai saat ini akan tetap berusaha mencari solusi atau jalan keluar, melalui koordinasi dengan instansi terkait lainnya.

“Tinggal lagi, kita memiliki keterbatasan SDM. Jarak jangkauan kita juga terbatas. Kemudian keterbatasan kapal patroli. Untuk itu kita akan selalu berusaha mengatasi permasalahan ini melalui koordinasi,” jelasnya.

Sementara Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tapanuli Tengah Abdul Basir Situmeang yang ditemui, Senin (24/2) mengatakan bahwa ia sangat mendukung adanya tindakan hukum terhadap perorangan maupun koorporasi yang masih menggunakan kapal pukat trawl.

“Jika memang benar terbukti bahwasa kapal-kapal pukat trawl tersebut melakukan operasi di wilayah zona tangkap ikan nelayan kecil, kususnya di wilayah Tapanuli Tengah, harus ditindak sesuai hukum,” kata Abdul Basir.

Ia sangat mengharapkan, permerintah setempat dapat memberikan solusi agar permasalahan ini tidak menjadi polomik yang terus berkepanjangan. “Jika memang terbukti bersalah, silahkan tindak sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tukasnya. (tam)

Melawan Virus Corona   Pascasarjana USI  
Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close