Berita

Kantongi Sabu, Pengedar Diciduk dari Teras Rumah

FaseBerita.ID – Lagi asyik duduk di depan rumah, M Bustam Efendi Butar-Butar (30) diciduk personel Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai atas kepemilikan sabu.

Tersangka diciduk di Jalan Kenari, Lingkungan IV, Kelurahan Karya, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai, Rabu (26/2) sekitar pukul 17.30 WIB.

Sebelumnya Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai menerima laporan dari masyarakat setempat yang resah dengan kegiatan tersangka. Saat melihat kedatangan petugas, tersangka yang saat itu sedang duduk-duduk di depan rumahnya di Jalan Kenari, Lingkungan IV, Kelurahan Karya, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai ini langsung membuang 1 bungkus kotak rokok merk club mild warna biru ke atas tanah di dekatnya.

“Namun perbuatannya itu keburu terlihat petugas dan langsung memerintahkan tersangka agar mengambil kembali bungkusan tersebut. Ketika bungkus rokok tersebut diambil dan dibuka tersangka, ternyata berisi 1 bungkus plastik klip transparan yang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu. Kepada petugas, tersangka M Bustam Efendi Butar-Butar mengakui bahwa bungkus rokok tersebut adalah milik tersangka yang berisi narkotika jenis sabu.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, tersangka berikut dengan barang buktinya langsung digelandang ke Mako Polres Tanjungbalai guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Katanya, barang bukti yang diamankan dari tersangka M Bustam Efendi Butar-Butar tersebut adalah 1 bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor 0,24 gram, 1 buah handphone warna putih merk Advan dan 1 bungkus rokok warna biru merk club mild.

“Atas perbuatannya itu, tersangka akan dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) subsidair Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman antara 5 hingga 20 tahun kurungan,” tegas Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira. (ck04/rah)

Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close