Berita

Kamar Napi Digeledah di Lapas Kelas IIA Sibolga

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga menggeledah seluruh kamar tahanan, guna memastikan tidak ada barang atau benda berbahaya yang masuk ke Lapas.

Menurut Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Gusti Lanang dalam keterangan persnya didampingi Kasi Kamtib Rian Firmansyah, penggeledahan dilakukan sesuai surat perintah Direktur Jenderal Permasyarakatan Hukum dan Ham Nomor PAS-PK.02.10.011442 tentang Pencegahan dan penindakan terhadap peredaran gelap Narkoba.

“Kita melakukan razia penggeledah kamar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) guna mencari barang terlarang baik itu peredaran Handphone, Narkoba maupun senjata tajam,” kata Gusti, Minggu (15/12).

Gusti mengaku, kegiatan serupa juga rutin dilakukan sebelumnya. Dari hasil penggeledahan mereka berhasil menemukan beberapa telepon genggam. Sementara, jenis narkotika, tidak ditemukan.

“Kegitan ini juga sudah beberapa kali kita lakukan. Tapi dengan adanya perintah kita lakukan penggeledahan kembali. Dari hasil penggeledahan sedikitnya menemukan sejumlah benda terlarang. Antara lain, Handphone 4 buah, 6 buah Charger, 1 Power Bank. Dan tidak ada ditemukan obat-obat terlarang maupun narkoba,” ungkapnya.

Barang-barang tersebut nantinya, kata Gusti, akan dimusnahkan tepat pada peringatan Hari Bakti pemasyarakatan yang jatuh pada tanggal 27 April 2020.

Saat ini Lapas Kelas IIA Sibolga dihuni sebanyak 1218 orang WBP, dan paling banyak tersandung kasus Narkoba. Akibatnya, peningkatan keamanan dan pemeriksaan kepada para pengunjung semakin diperketat.

“Benda-benda tersebut kami sita untuk kemudian dimusnahkan secara massal pada Hari Bakti pemasyarakatan yang jatuh pada tanggal 27 April. Sedangkan untuk hukuman bagi pemilik benda-benda terlarang tersebut, mulai dari sanksi Isolasi selama 6 hari, bila mengulangi akan dicabut hak-haknya, berupa Remisi, Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersama (CB) hingga tidak boleh menerima kunjungan dengan waktunya yang bervariasi. Pemeriksaan ketat kita lakukan setiap tamu yang berkunjung guna menjaga potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang dilakukan narapidana/tahanan. Mulai dari proses pintu masuk hingga penggeledahan orang-orang dan barang bawaan,” tukasnya.

Lapas Sibolga memiliki 59 kamar hunian. Sebanyak 30 petugas dikerahkan untuk menggeledah setiap kamar. (ts)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close