Berita

Kaleidoskop 2019: Sejumlah Kasus Pembunuhan di Asahan

FaseBerita.ID – Sepanjang tahun 2019 beragam peristiwa terjadi dan mendapatkan perhatian publik di wilayah Kabupaten Asahan. Umumnya, kasus-kasus itu dilatarbelakangi sejumlah motif persoalan mulai dari ekonomi, dendam hingga urusan percintaan. Semua kasus terungkap dengan publik secara terang hingga menjawab pertanyaan pembaca yang kami sajikan lewat catatan jurnalistik.

Dipenghujung tahun 2019 ini, FaseBerita.ID merangkum sejumlah peristiwa kematian/pembunuhan yang mendapatkan perhatian publik maupun pembaca kami. Diawali pada kejadian menggemparkan pada tanggal 7 Januari 2019 sekitar pukul 13.00 WIB, di kamar pada salah satu kamar hotel di kota Kisaran.

Sepasang remaja berinisial HS dan DV ditemukan tewas mengenaskan tanpa busana dengan kepala hancur saat ditemukan pertama kali oleh pegawai hotel dihari itu. Polisi kemudian mempelajari rekaman CCTV saat keduanya masuk ke kamar hotel sehari sebelumnya sekitar pukul 10.15 WIB. Keeskokan harinya Polres Asahan langsung mengusut peristiwa itu dan memaparkan motif kejadian mengerikan itu.

Sebelum bunuh diri, sang pria sempat menuliskan postingan status di sosial medianya bermakna ungkapan asmara percintaan yang kandas.

“Peluru yang digunakan memakai peluru berkaliber cukup besar yakni 5,56 mm hingga mengakibatkan kepala keduanya pecah. Jadi pelaku penembakan bunuh diri setelah menembak teman wanitanya,” kata Kapolres dalam pemaparan kasus itu dihadapan wartawan, beberapa waktu lalu.

Kapolres juga kembali menegaskan adapun motif dari kasus pembunuhan ini dipucu persoalan asmara karena menurut keterangan keluarga perempuan kalau anaknya tak lagi pacaran dengan si pria (HS). Sementra DV sudah dipersiapkan calon tunangannya oleh keluarga dan rencananya akan melangsungkan ikatan pernikahan.

“Si laki laki kecewa karena rencana pertunangannya batal. Kemudian dia merencanakan aksi itu di kamar hotel,”kata Kapolres.

Pada tanggal 25 Juni 2019 seorang wanita paruh baya berusia 65 tahun dibakar hidup hidup oleh anak tirinya didalam rumah mereka sendiri. Kejadian itu terjadi lantaran tersangka Jum (40) telah lama sakit hati karena sering dihina oleh korban.

Tersangka kemudian menyiramkan satu liter bensin yang baru saja dibelinya dari tetangga dengan cara berhutang untuk membakar wanita malang itu. Korban tewas tak tertolong setelah mengalami luka bakar hebat disekujur tubuhnya. Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Mawar Dusun III Desa Sidomulyo Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan.

Usai membakar sang ibu, tersangka kemudian melarikan diri ke arah Riau. Polres Asahan yang terus memburu pelaku berhasil meringkusnya seminggu kemudian dari persembunyiannya setelah beberapa kali berpindah tempat. (per)

Universitas Simalungun  
Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close