Berita

Kakek Samirin Divonis Mencuri Getah, Bupati Simalungun Prihatin dan Berikan Bantuan

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Sekda Simalungun Mixnon Andreas Simamora didampingi Kadis PSDA dan Kabag Kesra mengunjungi kediaman kakek Samirin (69) di Dolok Maraja, Kecamatan Tapian Dolok, Jumat (17/1) lalu.

Kunjungan itu wujud rasa keprihatinan Bupati Simalungun JR Saragih dan memberikan perhatian serius terhadap kakek Samirin yang divonis 2 bulan penjara akibat mencuri karet sebanyak 1,9 kilogram senilai Rp17 ribu.

Saat Sekda tiba di lokasi, Kakek Samirin baru saja pulang mengembalakan lembu didampingi istrinya Suyanti serta putra, Agus menyambut kedatangan Sekda beserta rombongan.

Kakek Samirin mengaku terharu dengan kehadiran rombongan pejabat Pemkab Simalungun yang diminta Bupati Simalungun untuk menemuinya.

“Saya terharu dengan kepedulian Bupati Simalungun, JR Saragih terhadap warganya dan saya berterimakasih atas perhatian Bupati dan Pemerintah Daerah atas masalah yang saya hadapi,” ujarnya.

Samirin juga menceritakan tindakan yang dilakukannya mengambil getah di perkebunan Bridgestone, Juli 2019 lalu karena mengira getah yang diambil merupakan sisa-sisa yang menurutnya tidak menyalahi jika dipungutnya, namun dirinya tak menyangka jika berujung pada proses hukum.

Samirin juga mengungkapkan bahwa selama ini mereka menggantungkan hidup dari kiriman anaknya yang bekerja di Pekanbaru.

Sekdakab Simalungun Mixnon Andreas Simamora mengatakan kedatangannya bersama sejumlah pimpinan OPD merupakan perintah dari Bupati Simalungun JR Saragih.

“Pak Bupati Simalungun sedang bertugas di Jakarta dan memerintahkan saya untuk menemui pak Samirin pasca putusan hukum atas pencurian karet,” ujar Mixnon.

Sekda juga menyampaikan bahwa Bupati prihatin dengan kasus yang menimpa kakek Samirin, dan menawarkan bantuan yang dibutuhkan pasca bebas dari hukuman.

Pada pertemuan itu, Sekda memberikan bantuan berupa uang yang diharapkan bermanfaat untuk Samirin. Bupati juga menyampaikan pesan jika ada yang dibutuhkan kakek Samirin untuk disampaikan kepada kepala desa dan Camat.

Untuk diketahui, kakek Samirin divonis 2 bulan lebih dan langsung bebas dalam sidang di PN Simalungun, Kamis (16/1) lalu.

Sebelumnya, sempat menjalani hukuman penjara 2 bulan, dan dituntut 10 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus pencurian 1,9 kg karet di areal perkebunan Bridgestone, Juli lalu. (mag-05)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close