HUT RI
Berita

Kajari Simalungun: Jangan Layani Jaksa Minta Proyek

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID– Kepala  Kejaksaan Negeri (Kajari) Simalungun  menyurati Bupati Simalungun, Wakil Bupati Simalungun, Sekda Simalungun, pimpinan OPD serta Pangulu se-Kabupaten Simalungun, agar tidak melayani permintaan proyek oknum jaksa yang tidak bertanggung jawab.

Kajari Simalungun Gloria Sinuhaji SH MH melalai Kasi Intel Ratno Pasaribu SH MH menerangkan, surat resmi Kajari Simalungun sesuai dengan  amanat UU No.31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU No.20 tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi untuk penyelenggaraan pemerintah yang baik, sehubungan dengan banyaknya oknum yang tidak bertanggung jawab mengatasnamakan Kejaksaan Negeri Simalungun.

Dalam surat tersebut, Kajari meminta semu pihak tidak melayani atau memfasilitasi segala bentuk permintaan uang dan barang terhadap proyek yang bersumber dari Anggaran Pemerintah Daerah Simalungun yang dilakukan oleh oknum oknum atau pihak lain yang mengatasnamakan personil Kejaksaan RI terutama Kejaksaan Negeri Simalungun.

Pejabat serta satuan perangkat daerah agar tidak menerima dan mempercayai pihak pihak yang mengatasnamakan Kejaksaan Negeri Simalungun. Baik itu Kasi Intelejen, Kasi Tindak Pidana Khusus, Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara dan Kasi Tindak Pidana Umum.

Disinggung masalah adanya proyek proyek pemasangan internet dan LPJU di Nagori se-Kabupaten Simalungun, yang kabarnya oknum Jaksa terlibat dalam hal penentuan rekanan, Ratno Pasaribu menerangkan bahwa pihak kejaksaan tidak ada terlibat disana .

Informasi diperoleh, PT TKN yang mengerjakan pemasangan internet desa di Simalungun sempat dikabarkan merupakan rekanan yang dibawa oleh oknum Jaksa.(ros/fi)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button