Berita

Kabur, Pengedar Sabu Ditembak Polisi Siantar

FaseBerita.ID – Lagi-lagi, pengedar narkoba jenis sabu ditembak polisi. Kali ini menimpa Riduan Damanik (43). Ia memang bernyali besar. Meski sudah ditangkap polisi, residivis narkoba tahun 2018 ini masih berupaya kabur dan bahkan memukul petugas.

Kepala Satnarkoba Polres Siantar AKP David Sinaga menyebutkan warga Jalan Serdang Kampung Banjar, Kecamatan Siantar Barat, ditangkap atas kepemilikan sabu seberat 20.36 gram, Kamis (6/8/2020) pagi. Pelaku diamankan dari Jalan Langkat, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara.

“Tersangka kami amankan di Jalan Langkat, berawal dari laporan masyarakat bahwa tersangka sedang membawa Narkoba,” kata AKP David Sinaga.

Informasi dihimpun, awalnya personel mendapat kabar dari masyarakat bahwa pelaku dicurigai sedang membawa sabu. Begitu di TKP, petugas kemudian menggeledah sekujur tubuh pelaku. Hasilnya, sejumlah Narkoba jenis sabu ditemukan petugas yang diselipkan bagian belakang celananya.

Mantan Kapolsek Padang Hilir Polres Tebing Tinggi itu menambahkan, barang bukti yang ditemukan berupa 2 bungkus paket sabu yang dibalut dengan lakban, 1 bungkus paket sabu yang digulung plastik aqua dan 1 paket Narkotika jenis sabu.

“Total beratnya 20.36 gram,” ujarnya.

Kemudian dari kantong celana depan satu unit handphone dan dari kantong celana belakang sebelah kanan ditemukan 1 buah dompet warna hitam berisi uang tunai senilai Rp162.000.

“Ini juga kami sita sebagai barang bukti,” sambungnya.

Kasat membeberkan, terkait temuan Narkoba tak ditampik tersangka. Sejumlah barang haram itu diakui memang milik yang diperoleh tersangka dari seorang pria berinsial AB.

Namun persoalan muncul saat petugas hendak membawa tersangka guna pengembangan menangkap pemasok kristal putih tersebut.

Tersangka berupaya melarikan diri dari genggaman petugas dengan cara memukul salah satu personel polisi.

“Saat itu juga personel kami melakukan tindak tegas dan terukur dengan cara menembak kaki kanan tersangka,” terang Kasat sembari menambahkan tersangka langsung roboh.

Terancam 5 Tahun Penjara

Ia menambahkan, tersangka dan barang bukti yang dikumpulkan setelah itu lalu dibawa ke Markas Satnarkoba Polres Siantar, guna penyelidikan lebih lanjut

“Tersangka saat ini masih diperiksa penyidik guna pengembangan kasusnya. Tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkoba. Ancaman minimal 5 lima tahun penjara,” pungkasnya. (ros)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button