Berita

Jumpa di Acara Syukuran Bezisokhi Ditikam Tetangga

FaseBerita.ID – Yutina Waruwu (50) tiba-tiba terjaga dari tidurnya setelah mendengar suara orang minta tolong. Saat keluar rumah, ia ditemui tetangga yang menyebut kalau suaminya Bezisokhi Zebua ditikam di lokasi pesta syukuran yang ada di sekitar rumahnya di Jalan Walet, Kelurahan Aek Parombunan, Sibolga Selatan. Akibatnya, korban harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Pasca kejadian, Yutina lantas membuat laporan ke Polsek Sibolga Selatan. Dari penyelidikan yang dilakukan, pelaku diketahui berinisial EH alias Ama HH (43) yang juga warga sekitar.

“Kejadiannya Minggu (23/2) sekira pukul 22.00 WIB. Saat itu, Yutina lagi tidur, mendengar suara jeritan minta tolong dari lokasi pesta syukuran. Saksi kemudian keluar dan bertanya pada salah seorang warga, kejadian apa. Dijawab, suamimu kena tusuk, sudah dilarikan ke rumah sakit. Senin (24/2) sekira pukul 11.00 WIB, pelaku menyerahkan diri, setelah sebelumnya polisi memberi imbauan untuk segera menyerahkan diri,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Rabu (26/2).

Menurut keterangan pelaku pasca diamankan, dia dan korban sebelumnya punya perselisihan yang sudah lama terjadi. Dan sebelum kejadian, pelaku sedang mabuk minuman keras.

“Penganiayaan tersebut dilakukan seorang diri. Pelaku mengaku mengenal korban Bezisokhi Zebua dan telah lama berselisih paham. Dia juga mengaku sebelumnya telah mengkonsumsi minuman keras,” ungkapnya.

Sekilas, ayah tiga anak tersebut menjelaskan caranya menikam korban. Pertama, pelaku mencekik leher korban dengan tangan kiri. Kemudian, tangan kanannya menikam bagian dada kiri dengan pisau yang sebelumnya sudah ada di saku.

“Pisau yang digunakan sebagai alat melakukan penganiayaan sebelumnya disimpan di saku celana depan sebelah kanan. Panjangnya sekitar 19 cm,” pungkasnya.

Pria yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Kini, tersangka telah di tahan di Polsek Sibolga Selatan dan dikenakan pasal 351 ayat 2, dari KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun. (ts)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button