Berita

Jumlah TPS di Asahan Diperkirakan Tambah

FaseBerita.ID – Pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di tengah pandemi Covid-19 membuat aturan dan pelaksanaannya sedikit berubah. Salah satunya mengenai jumlah pemilih di pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang harus dibatasi sebagaimana standard protokol pencegahan Covid-19.

Di Kabupaten Asahan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat memperkirakan ada penambahan sekitar 57 TPS, sebab jumlah pemilih yang akan menggunakan hak suaranya di TPS dikurangi. Konsekuansinya, jumlah TPS tentu saja bertambah.

“Terjadi pemanmbahan 57 TPS untuk Pilkada yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020 nanti. Karena ada TPS yang awalnya jumlah pemilih sekitar 800 orang dikurangi menjadi maksimal 500 orang pemilih saja,” kata Kelana Muttaqin, komisioner KPU Asahan saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (9/7/2020).

Hal tersebut, kata dia sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) No 5 tahun 2020 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pilkada 2020.

Dijelaskan Kelana, sebelum ada pengurangan jumlah pemilih di satu TPS, total TPS di Kabupaten Asahan ada sebanyak 1.881 TPS. Kini jumlahnya menjadi 1.938 TPS.

“Penambahan itu ada di 25 kecamatan. Karena ada covid-19 makanya dikurangi jumlah pemilih di setiap TPS,” sebutnya.

Menurutnya jumlah TPS itu bisa saja berubah, menyesuaikan data faktual dari pencocokan dan penelitian (coklit) dari data pemilih. Sebab proses pemutakhiran data pemilih baru akan dilakukan dalam beberapa waktu ke depan.

“Sekarang ini masih proses perekrutan PPDP. Setelah SK-nya keluar dan mendapat bimtek, baru melakukan coklit secara serentak,” ujar Kelana.

Sementara itu, tahapan Pilkada yang tertunda sudah mulai kembali berjalan sejak 15 Juni 2020. Adapun beberapa tahapan yang sempat mengalami penundaan yaitu pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS), verifikasi syarat dukungan calon perseorangan, pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) serta pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih. (per)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button