Berita

Jony Ambarita dan Thomson Ambarita Dituntut 1 Tahun 6 Bulan

Kasus Pemukulan Humas PT TPL

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID– Terdakwa Jony Ambarita dan Thomson Ambarita dituntut Jaksa Penuntut umum (JPU) masing-masing 1 tahun 6 bulan penjara dalam kasus pemukulan Humas TPL, Rabu (5/2) di Pengadilan Negeri Simalungun.

Jaksa Firmansyah mengatakan, perbuatan terdakwa melanggar Pasal 170 (1) KUHPidana, dan hukuman yang diberikan kepadaterdakwa sudah sesuai dengan perbuatan mereka.
Mendengar tuntutan tersebut, kedua terdakwa didampingi penasehat hukum menyebutkan akan mengajukan pembelaan secara tertulis.

Dalam persidangan terungkap, kedua terdakwa bersama warga lainnya (DPO) melakukan pengeroyokan terhadap Bahara Sibuea (Humas TPL) karyawan, security TPL (Agus Duse Damanik, Fidrus A Simbolon dan Haposan Sitorus) dan memukulnya dengan menggunakan kayu, pada 16 September 2019 lalu.

Pengeroyokan itu berawal ketika masyarakat Sihaporas dilarang menanam bibit jagung di lahan konsesi milik TPL. Warga kemudian tidak terima, karena menganggap lahan tersebut adalah tanah adat yang dikuasai mereka secara turun temurun berdasarkan sertifikat Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA).

Akibatnya, sekitar 80 warga yang memasuki lahan konsesi tersebut marah. Dengan kayu dan cangkul, mereka memukul Humas, karyawan dan security TPL. Akibatnya korban mengalami luka-luka sesuai surat dokter dari RS Vita Insani. (ros/fi)

Unefa

Pascasarjana


Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close