Berita

Jembatan di Muara Sibuntuon Tapteng Ambruk, Jalur Transportasi Putus Total

FaseBerita.ID – Jembatan penghubung antar dusun di Desa Muara Sibuntuon, Kecamatan Sibabangun, Tapanuli Tengah (Tapteng), ambruk, Minggu (5/4) malam sekira pukul 21.00 WIB. Walau tidak menimbulkan korban jiwa, jalur transportasi antar dusun di desa tersebut putus total.

Informasi dihimpun, ambruknya jembatan yang telah berusia puluhan tahun itu diakibatkan gerusan sungai Aek Nahombar yang saat itu sedang meluap. Intensitas hujan yang sangat tinggi membuat arus sungai menjadi deras dan menghantam pondasi sebelah kanan jembatan.

“Sekitar pukul 21.00 WIB. Dinding pondasi sebelah kanan diterjang banjir, sehingga jembatan yang menjadi beban pondasi ambruk,” ujar Zebua (45), warga setempat, Senin (6/4).

Ambruknya jembatan Aek Nahombar ini membuat dua dusun, yakni Dusun III dan Dusun IV menjadi terisolasi, karena tak memiliki akses jalan lain. Sekretaris Desa Muara Sibuntuon, Berlin Situmorang menyebutkan, bahwa jembatan tersebut menjadi satu-satunya infrastruktur penghubung kedua dusun menuju pusat desa.

“Enggak bisa, hanya bisa dilewati pejalan kaki,” kata Berlin menjawab pertanyaan awak media apakah jembatan tersebut masih bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat.

Pasca kejadian, sambung Berlin, pihak pemerintahan desa dan masyarakat bergotong royong membuat jembatan darurat sekedar untuk pijakan warga yang akan menyeberang. “Jembatan daruratlah, sekedar warga bisa menyeberang,” pungkasnya. (ztm)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button