Berita

Jembatan Alternatif  Rubuh, Siantar-Tanah Jawa Kembali Putus

Bawa Kreta Nggak Bisa, Naik Angkot harus Dua Kali  

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Baru beberapa hari bisa dilintasi, jembatan alternatif yang menghubungkan Kota Pematangsiantar-Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, kembali putus, Minggu (27/10/2019) malam. Putusnya jembatan tersebut diduga akibat hujas deras yang mengguyur.

Warga yang diwawacarai, Senin (28/10/2019) sekira pukul 13.00 WIB siang, mengatakan, jembatan awalnya jembatan sudah rusak parah namun tidak kunjung diperbaiki.

“Beberapa bulan lalu, jembatan putus total. Lalu dibikin jembatan darurat, sekaligus jembatan utama diperbaiki. Tapi sebelum jembatan utama selesai, jembatan alternatif putus berulang kali,” jelas Desika Sihotang, warga sekitar.

Desika beranggapan penyebabnya rubuhnya jembatan akibat tanah yang mulai tandus sehingga terjadi erosi.

Terpisah, seorang pelajar SMA Negeri 1 Pematangsiantar mengeluhkan rubuhnya jembatan terus-menerus.

“Kami jadi sering terlambat ke sekolah. Bagaimana nggak terlambat, bawa kreta pun nggak bisa. Kalau naik angkot, harus dua kali,” keluhnya seraya berharap pemerintah lebih serius menangani permasalahan itu.

Sedangkan Br Siagian yang kesehariannya sebagai pedagang sayur di kawasan Pasar Dwikora Parluasan, juga mengeluhkan semakin sulitnya transportasi.

“Jadi sangat susah bawa barang dagangan. Sehingga pendapatan pun berkurang,” tukasnya. (mag-03)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button