Berita

Jelang Pilkada Bawaslu Imbau Bupati Tak Lakukan Mutasi

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Simalungun melayangkan surat kepada Bupati Simalungun JR Saragih agar tidak melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon (paslon).

Imbauan tidak boleh melakukan penggantian pejabat itu diatur dalam Undang-Undang RI No 10 Tahun 2018 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota pasal 71 ayat 2  dan Pasal 71 ayat 3.

Surat imbauan tersebut langsung diterima Sekda Kabupaten Simalungun Mixnon Andreas Simamora, Rabu (7/1/2020) sekira pukul 15.00 WIB.

Dalam Pasal 71 ayat 2 disebutkan bahwa Gubernur, atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati dan Walikota atau Wakil Walikota dilarang melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan kecuali mendapatkan persetujuan tertulis dari Menteri.

Pasal 71 ayat 3 disebutkan bahwa Gubernur, Bupati dan Walikota dilarang menggunakan kewenangan, Program dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu Paslon.

Baik di daerah sendiri maupun di daerah lain dalam waktu enam bulan sebelum tanggal penetapan Paslon sampai dengan Paslon terpilih.

Ketua Bawaslu Simalungun M Choir Naslan Nasution melalui Anggota Bawaslu Simalungun Mulai Adil Saragih saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, mengatakan telah menyerahkan surat imbauan dimaksud ke Pemkab.

“Kami baru saja menyerahkan surat imbauan ke Sekretariat Bupati Simalungun diterima Sekda yang baru Mixnon Andreas Simamora, didampingi Asisten I dan Kabag Hukum Pemkab,” ujarnya.

Lanjut Mulai Adil Saragih, mengimbau kepada Bupati Simalungun untuk tidak melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan kecuali mendapatkan persetujuan tertulis dari Menteri.

“Penetapan Paslon tanggal 8 Juli 2020, jadi hari ini tanggal 8 Januari, pas enam bulan. Berdasarkan UU No 10 tahun 2016 itulah makanya kita membuat surat imbauan kepada Bupati,” terangnya.

Sekda Kabupaten Simalungun Mixnon Andreas Simamora saat dikonfirmasi via selulernya, membenerkan surat imbauan tersebut.

“Ya Bawaslu Simalungun memang ada datang mengantar surat. Kita akan tindak lanjuti dan sosialisasikan kepada seluruh ASN di Kabupaten Simalungun,” sebutnya. (Mag-05)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close