Berita

 Jelang Natal dan Tahun Baru, Waspadai Jambret di Siantar

SIANTAR, Fase Berita.ID – Aksi jambret bisa terjadi kapan pun dan dimanapun. Sejumlah pelaku bahkan tak pandang bulu dalam memilih korbannya.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Budi Pardamean Saragih melalui Kabag Humas Polres Siantar Iptu Rusdi Ahya mengimbau kepada masyarakat untuk mawas diri dan mewaspadai aksi kejahatan.

Apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru, pelaku kejahatan seperti jambret akan beraksi.

“Kepada seluruh masyarakat, kita imbau agar selalu waspada. Jangan membawa perhiasan ke tempat-tempat yang kurang aman. Jaga barang bawaan dan simpan di tempat yang aman bila bepergian. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” ujarnya.

Sebelumnya, Praktisi Hukum dan Dekan Fakultas Hukum USI meminta AKBP Budi Pardamean Saragih, selaku Kapolres Siantar lebih meningkatkan kesiagaan personel untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru.

Dr Riduan Manik SH MHum sebagai Pemerhati Kota Siantar sekaligus Dekan Fakultas Hukum Universitas Simalungun ini mengatakan, meminta kepada pihak kepolisian agar menambah personel di tempat-tempat pusat perekonomian masyarakat.

Misalnya di Pasar Horas, Pasar Dwikora Parluasan dan tempat keramaian dan juga rumah ibadah, tempat umat kristiani merayakan Natal.

Ia juga meminta kepada pihak kepolisian agar menempakan personel kepolisian dipintu keluar-masuk Pematangsiantar.

“Biasanya para pelaku kejahatan mulai mengrim info kepada rekan-rekannya yang ada dipusat-pusat berbelanjaan, bahwa calon korban sudah memasuki area. Ini harus diperhatikan,” ujarnya.

Demikian juga di lokasi perbankan, Riduan Manik juga meminta pihak kepolisian untuk menambah personelnya untuk melakukan penjagaan. Sebab, angka transaksi semakin tinggi.

“Jangan sampai pengunjung Siantar merasa tidak aman,” ucapnya.

Hal serupa disampaikan salah seorang praktisi hukum dan pengamat sosial Ubahman Sinaga MSi. Ia juga meminta kepada pihak kepolisian agar menindak secara tegas para pelaku kejahatan.

“Itu harus ditindak tegas. Jangan dikasih peluang,” sebutnya.

Ia juga berpendapat bahwa Siantar merupakan kota yang toleran dan aman. Untuk itu jangan sampai kota Pematang Siantar dianggap tidak lagi aman oleh pendatang dari luar kota.

“Tindak pidana kejahatan semakin tinggi. Untuk itu pihak kepolisian harus siap menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Masyarakat juga kita imbau agar tidak membawa barang-barang berharga saat mudik. Atau jangan sekali-kali memberikan kesempatan bagi pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya,” ucapnya.

Baru-baru ini pelaku tindak kejahatan semakin meningkat di kota Pematang Siantar. Seperti pelaku jambret selalu mengejar sasarannya terutama para wanita. Target pelaku seperti barang berharga berupa HP dan perhiasan. (Mag-03/des)

 

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close