Berita

Jelang Imlek di Kisaran, Permintaan Pernak Pernik Masih Sepi

FaseBerita.ID – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 25 Januari 2020 mendatang, permintaan pernak-perniknya masih lesu di Kisaran, Asahan. Tidak mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun lalu.

Menurut Siswadi, salah seorang pedagang di Kisaran mengatakan kondisi perekonomian yang masih belum membaik bisa jadi menjadi alasan penyebab rendahnya permintaan pernak-pernik Imlek.

“Imlek seminggu lagi, situasi ekonomi yang melesu ini, pernak-pernik Imlek belum ramai dicari orang,” katanya Senin (20/1).

Bahkan, dikatakan langganannya jarang yang mencari lampion karena yang dibeli tahun lalu masih bisa dipakai.

“Paling mereka cuma membeli hiasan bernuansa tikus karena tahun ini tahun tikus. Itu pun hanya sedikit, sisanya mereka pakai hiasan yang tahun lalu,” tukasnya.

Tapi bila ada warga ataupun pengusaha dari hotel dan restoran baru, mereka pasti akan membeli pernak-pernik Imlek dalam jumlah yang lebih banyak. Pernak-pernik Imlek yang biasanya dicari seperti lampion, gambar, gantungan-gantungan dan hiasan untuk di pintu utama.

Dia mengatakan tahun-tahun sebelumnya dua minggu sebelum Imlek, konsumen mulai berburu pernak-pernik Imlek. Tapi tahun ini hingga seminggu sebelum Imlek belum ada permintaan yang terlalu mencolok.

“Kalau untuk rumah tangga, biasanya yang dicari seperti kue keranjang, manisan dan angpao. Tapi sekarang juga masih belum ada permintaan yang terlalu besar,” ucapnya.

Rendahnya permintaan berpengaruh terhadap harga jual. Produk yang biasanya dijual Rp50 ribu hingga Rp20 ribu. Meski demikian permintaan, masih tetap minim. Selain itu dikatakan, tiap tahun terjadi pergantian shio. Tahun ini adalah shio tikus, yang berpengaruh terhadap peruntungan sesuai dengan kelahiran masing- masing orang. (per/rah)

Unefa

Pascasarjana


Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker