Berita

Jasa Raharja Warning Pengusaha Angkutan

FaseBerita.ID – Korban kecelakaan bus Siais Indah bisa tak mendapat santunan Jasa Raharja. Itu karena perusahaan angkutan tersebut tak terdaftar dan memenuhi kewajiban di Jasa Raharja.

Menurut staf bidang pelayanan Jasa Rahara Padangsidimpuan, Rival I Damanik, sampai saat ini Senin (8/7/2019), mereka masih menunggu laporan resmi dari Polres Madina terkait dengan kecelakaan tunggal Bus Siais Indah berpenumpang 36 orang itu. Sementara untuk santunan, mereka saat ini belum dapat memprosesnya lebih jauh.

“Itu belum bisa kami proses. Kewajiban dari angkutan yang kecelakaan tidak dipenuhi. Sesuai prinsip asuransi tidak bisa dibayarkan, no premi no claim,” ungkapnya.

Namun begitu, alasan kemanusiaan, kata Rival, Jasa Raharja perwakilan Padangsidimpuan tengah berupaya ke Jasa Raharja regional dan mengejar pertanggungjawaban perusahaan angkuatannya.

“Tapi ini untuk alasan kemanusiaan, kami mau bermohon ke tingkat provinsi, biar bisa dibayarkan. Dengan catatan, semua kewajibannya dibayar oleh pemilik angkutan,” ungkapnya.

Baca juga: Perjalanan Wisata Berujung Maut: Bus Terbalik, Satu Tewas dan Puluhan Luka-luka

Kata Rival, ia dan tim sebelumnya juga sudah ke loket Siais Indah. Namun katanya, direksi jenis PO itu belum dapat mereka ditemui dengan alasan keluar. “Kami menunggu niat baik dari pemilik po. Siang ini juga, selepas penguburan. Rencananya kami juga mau ke rumah ahli waris, menyampaikan fakta yng ada,” pungkasnya.

Terakhir, Rival kembali menegaskan, agar peristiwa ini jadi peringatan bagi pengusaha angkutan. Sebagai kendaraan berjenis angkutan umum, pengusaha memiliki kewajiban di Jasa Raharja sebagai tanggungjawab mereka kepada penumpang masing-masing. (san)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close