Berita

Jaringan Pengedar Narkoba Dikendalikan Napi

MEDAN, FaseBerita.ID – Jaringan pengedar narkoba yang dikendalikan penghuni Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta diungkap petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP-Sumut).

Kepala BNNP Sumut Brigjend Atrial, Jumat (26/4) mengatakan, dalam pengungkapan itu petugas mengamankan lima orang tersangka. “Kelima tersangka diamankan di empat lokasi berbeda,”kata Atrial.

Dijelaskan Atrial, awalnya petugas menangkap tersangka Iyan (30) di Jalan Lintas Sumatera, Desa Padang Halaban, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu Utara, beberapa waktu lalu “Iyan berperan sebagai kurir yang disuruh oleh Sa (DPO) untuk dikirim kepada Bantut dengan barang bukti sabu seberat tiga kilogram,” paparnya.

Selanjutnya, pada hari sama, petugas mengamankan Said Zulham (42) dan Sangkot Hairat Pohan (30), di Gang Aman, Kampung Baru, Tanjungbalai. “Untuk peran Said sendiri juga sebagai kurir yang di suruh Sa (DPO) untuk mengantarkan Bantut juga. Kedua ini merupakan hasil pengembangan yang tersangka yang pertama diamankan,” jelasnya.

BNNP Sumut terus mengembangkan penyelidikan terkait jaringan narkoba internasional Malaysia-Indonesia tersebut.

Alhasil, petugas kembali mengamankan seorang pelaku lainnya yakni Pebriadi Juhri alias Bantut yang merupakan tujuan kurir sabu ini.

“Tersangka Bantut diamankan di Kampung Baru, Gang Sahabat, Kelurahan Kartini, Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu,” ungkapnya.

Peran Bantut sebagai penerima sabu dari tiga tersangka. Selanjutnya, sabu tersebut diedarkan. Bantut ini sendiri diperintahkan oleh pelaku yang mendekam di Tanjung Gusta berinisial DK.

Dalam pengungkapan itu, masih kata Atrial, petugas menyita barang bukti sabu seberat 5602,6 gram, pil ekstasi 1900 butir dan pil H5 330 butir.

Kemudian dua unit sepeda motor, enam unit Hp, tiga kotak kartu perdana, satu buku catatan, dua buku rekening Bank BRI dan Mandiri serta satu kartu ATM BRI. (pk)

iklan usi



Back to top button