HUT RI
Berita

Jangan Percaya Jimat di Tes SKD CPNS 2020

JAKARTA, FaseBerita.ID– Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan digelar sebentar lagi. Badan Kepegawaian Negara (BKN) meminta para peserta tak membawa jimat dalam pelaksanaannya.

Pesan ini disampaikan karena masih ada saja peserta membekali diri dengan jimat saat tes CPNS di tahun-tahun sebelumnya. Kepala Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan, peserta CPNS 2019 lebih baik mempersiapkan diri dengan belajar ketimbang mencari hal-hal berbau klenik seperti jimat.
“Imbauan kami, tak usahlah percaya yang begitu-begitu (jimat), persiapkan diri anda dengan belajar yang sungguh-sungguh dari sekarang. Bisa juga dengan simulasi beberapa aplikasi online,” kata Paryono , Jumat (10/1) lalu.

Lagi pula, Paryono bilang, peserta yang ketahuan membawa jimat tidak akan diperbolehkan masuk ke ruang tes dengan jimat tersebut. BKN akan ketat melakukan pengecekan terhadap peserta.
“Sebelum masuk ada SOP BKN untuk cek semua yang dibawa pelamar. Kalau ada yang bawa pasti kena,” tegasnya.

Sebanyak 272.607 peserta CPNS mengikuti proses masa sanggah. Dari jumlah itu, 28.254 peserta di antaranya dinyatakan lulus administrasi dengan status memenuhi syarat (MS).

Masa sanggah merupakan waktu di mana para peserta CPNS bisa mengajukan sanggahan bila merasa ada kejanggalan dari hasil seleksi administrasi yang diumumkan oleh instansi tempatnya mendaftarkan diri.
Paryono mengatakan, saat ini proses masa sanggah di instansi telah selesai. Hasilnya, ada 28.254 peserta yang sebelumnya tak lulus administrasi kini memenuhi syarat. “(Sebanyak) 28.254 sanggahan dijawab menjadi MS,” ungkap Paryono.

Kemudian, kata Paryono, para pelamar CPNS yang lolos administrasi masih perlu menunggu jadwal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Waktu pelaksanaan SKD akan diumumkan oleh instansi masing-masing.
“Sekarang pelamar tinggal tunggu pengumuman waktu pelaksanaan SKD. Untuk tanggal dan tempat nanti masing-masing instansi yang akan mengumumkan,” tuturnya.(dc/int)



Unefa

Pascasarjana
Back to top button