Berita

Jalinsum Banyak Rusak

FaseBerita.ID – Jalinsum (Jalan Lintas Sumatera) di Kabupaten Palas banyak yang rusak. Diperkirakan kerusakan jalan mulai batas Gunung Tua Paluta-Sibuhuan Palas makin parah terutama musim penghujan akhir-akhir ini. Tak jarang menimbulkan keluhan dari warga dan pengendara saat melintasi jalan tersebut.

Seperti yang dikeluhkan Unggul Fahmi Hasibuan, warga Sibuhuan yang selalu melintas di jalinsum ini mengaku sangat kewalahan melewati kerusakan jalan yang bertebar di sejumlah titik.

Sepanjang jalinsum hingga ke Sibuhuan kondisinya terkesan dibiarkan. Meski dua tahun terakhir banyak peningkatan jembatan, namun tak mengurai kerusakan.

“Malah makin parah, bahkan jalannya cepat rusak,” keluh Unggul.

Mestinya kata Unggul Bina Marga Provsu bisa melakukan perbaikan meskipun tambal sulam atau penimbunan lubang. Dengan begitu perlahan pengguna jalan tidak terseok-seok saat melewatinya.

“Parahnya lagi, jembatan Jalinsum di Desa Aek Nabara Jae yang baru selesai tahun lalu sudah rusak. Lapisan aspal di pangkal dan ujung jembatan amblas menyebabkan lubang menganga, mana bisa lewat lagi,” sebut warga Desa Sabahotang ini.

Amatan wartawan kerusakan jalinsum yang sangat menggangu pengendara hampir terdapat di ruas jalinsum sepanjang Gunung Tua-Sibuhuan. Selain berlubang, juga terdapat beberapa titik yang amblas.

Seperti di Jembatan jalinsum di Aek Nabara Jae yang permukaan jalannya amblas di bagian pangkal dan ujung jembatan sehingga sulit dilewati. Para pengendara terpaksa melewati jembatan lama meskipun melawan arah lalu lintas.

Tidak berapa jauh dari lokasi tersebut juga terdapat beberapa titik kerusakan yang tidak ringan dengan kondisi kupak-kapik. Lalu kerusakan sepanjang jalan lurus yang terdapat di Desa Huta Lombang Kecamatan Lubuk Barumun.

Selain itu, setiap pangkal dan ujung jembatan di sepanjang Jalinsum Gunung Tua-Sibuhuan, selalu terdapat kerusakan yang tidak sedikit. Dan dominan kerusakannya karena bagian atas badan jalan terkelupas atau bergeser yang menimbulkan lobang jalan yang menganga.

Kepala UPTD Bina Marga Gunung Tua, Marlindo Harahap yang dihubungi melalui aplikasi pesan mengatakan pihaknya telah dua kali menyurati pihak kontraktor yang mengerjakan pembangunan jembatan tersebut agar segera diperbaiki. Dan jika kontraktor tidak juga memperbaikinya maka pihaknya akan meminta Kejaksaan Negeri Palas selaku TP4D untuk menegurnya.

“Sudah dua kali kita surati untuk diperbaiki (kontraktor). Kalau tidak kita minta TP4D nanti memanggilnya,” ujar Marlindo.

Sementara kerusakan selain jembatan yang baru dibangun tersebut, Kepala UPT Bina Marga Gunung Tua ini mengatakan akan segera melakukan perbaikan dan penutupan lubang jalan. Bahkan dana peningkatan jalinsum di palas juga tersedia tahun ini.

“Tahun ini ada perbaikan melalui lelang proyek sepanjang 4 KM. Jadi tinggal menunggu lelang dan dana,” jelasnya. (tan)

iklan usi



Back to top button