Berita

Jalan Provinsi Tak Kunjung Diperbaiki, Aliansi Habornas Datangi DPRD Sumut

TOBASA, FaseBerita.ID – Minimnya pembangunan dan perhatian pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam hal pembangunan dan perbaikan jalan lintas di wilayah Kecamatan Habinsaran, Borbor, dan Nassau (Habornas) Kabupaten Toba Samosir, membuat mahasiswa dan pemuda Habinsaran, Borbor,dan Nassau yang tergabung dalam aliansi Habornas mendatangi kantor DPRD Sumatera Utara, Kamis lalu.

Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Toba Samosir (HIMA-TOBASA) Suparman Pardosi saat dihubungi melalui selulernya, Senin (16/7/2019) mengatakan bahwa jalan provinsi mulai dari Silaen menuju Parsoburan, dari Parsoburan menuju Borbor sampai ke Janji Maria perbatasan Tobasa dengan Tapanuli Utara serta dari Nassau menuju Labuhan Batu, rata-rata jalan lintas tersebut lumayan hancur dan luput dari perhatian pemerintah.

Masyarakat yang berpenghasilan dari kebun sawit dan karet di daerah Nassau mengalami kerugian hingga Rp480 juta per bulan.

“Dari Kecamatan Nassau ada produksi sawit dan karet 600 ton kg setiap bulan, namun karena kondisi jalan rusak maka harga jual petani menjadi Rp800 per kg. Padahal bila jalan tersebut bagus maka harga jual dapat mencapai Rp1.800 per kilogramnnya,” jelasnya.

Selain itu, karena jalan rusak itu menyebabkan harga jual rendah, maka banyak anak warga di Kecamatan Nassau hanya dapat menamatkan sekolahnya pada tingkat SMA saja.

“Mereka langsung merantau dan tidak ada yang melanjutkan ke perguruan tinggi karena ekonomi masyarakatnya tidak mendukung. Kami meminta kepada Pemerintah Provinsi Sumut baik eksekutif dan legislatif supanya mempriotaskan pembangunan jalan yang ada di Toba Samosir di tiga kecamatan tersebut yaitu Habinsaran, Borbor, dan Nassau,” tambahnya.

Bahkan dia meminta agar komisi D DPRD Provinsi Sumatera Utara yang membidangi pembangunan umum agar langsung turun kelapangan.

Mendengar keluhan dari aliansi Mahasiswa dan pemuda Habornas tersebut, Sutrisno Pangaribuan sebagai Ketua Komisi D DPRD Sumut, mengatakan dalam waktu 2 minggu ke depan, DPRD Sumut akan segera melakukan rapat dengan PUPR dan Bina Marga terkait usulan yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Habornas tersebut.

Menurutnya, pihak Pemerintah Kabupaten Toba Samosir belum pernah mengajukan perbaikan jalan kepada komisi D DPRD Sumut.

Namun demikian, Sutrisno Pangaribuan juga menyarankan supaya tembusan pernyataan sikap akan segera mereka sampaikan kepada PUPR RI dan komisi V DPR RI,mengingat untuk rapat APBD 2019 telah ditutup sementara pengajuan perubahanAPBD sangat sedikit peluangnya hanya tersisa anggaran untuk pemeliharaan jalan.

“DPRD Sumut melalui komisi D, saya sendiri akan mengajukan permohonan minimal perawatan jalan dalam anggaran 2019 menunggu diadakannya rapat pembahasan APBD 2020 mendatang,” terangnya. (os)

Unefa

Pascasarjana


Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker