Berita

Jalan DI Panjaitan Kota Tanjungbalai Rusak Parah, Butuh Perbaikan

FaseBerita.ID – Warga Jalan DI Panjaitan Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai meminta pemerintah agar tanggap terkait beberapa titik jalan rusak parah tak kunjung diperbaiki

Akibat kerusakan jalan tersebut, warga kesulitan melintas dan para pengendara sepedamotor terancam terjatuh, bahkan sering juga pernah terjadi tabrakan.

Salah seorang warga yang juga sebagai Ketua Satuan Mahasiswa dan Pelajar Anak Tanjungbalai  (SAMPAN) Mara Fenci Lubis menjelaskan kepada wartawan di lokasi, Rabu (8/7) selain Jalan DI Panjaitan sampai perbatasan Jalan Air Joman yang rusak parah, masih banyak lagi jalan di Kota Tanjungbalai perlu perbaikan diantaranya, Jalan Asahan, Jalan Jembatan Titi Silau, Jalan Veteran menuju Jalan A Yani, Jalan Anwar Idris, Jalan Ksatria, Jalan Sei Balai menuju SMPN 6, Jalan SMAN 3 sampai Jalan Panca Karsa, Jalan Singguan, dan masih ada beberapa ruas jalan lain.

“Sampai sejauh ini belum ada tanda-tanda dari Pemerintah Kota Tanjungbalai untuk melakukan perbaikan. Sedangkan jalan-jalan tersebut merupakan jalan alternatif para siswa/i menuju sekolah yang sebentar lagi akan memulai ajaran baru, tepatnya 13 Juli 2020, apa menunggu korban berjatuhan, baru pemerintah menanggapi hal yang sangat urgent ini,” kata Fenci.

Sebelumnya dikatakan Fenci, bahwa Jalan DI Panjaitan bagian pangkal memang sudah dikerjakan pembuatan jalan hotmix sekitar 400 meter, itupun setelah menuai aksi protes dari berbagai elemen masyarakat baru dilakukan penimbunan yang sebelum di hotmix dan kelanjutan jalan ini masih menjadi tanda tanya besar di kalangan masyarakat Kota Tanjungbalai khususnya warga Kelurahan Pasar Baru, kira-kira kapan dikerjakan yang hampir menyeluruh rusak total itu.

Warga mendesak Walikota Tanjungbalai dalam hal ini kepada Pemerintah Kota Tanjungbalai agar segera memperbaiki jalan-jalan tersebut. “Seharusnya walikota itu memikirkan reputasi karena jadi nilai taruhan dimasa jabatan. Bagaimana pemimpin itu dapat dipilih kembali jikalau masalah jalan saja tidak dapat diselesaikan,” cetus Fenci. (ck2/rah)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button