Berita

Jaksa Agung Resmikan Command Center Pemko Sibolga

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Kini Pemko Sibolga telah memiliki fasilitas layanan publik berupa Command Center (CC) atau ruang kendali darurat untuk mengatasi segala permasalahan yang terjadi di kota Sibolga. Keberadaan CC ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan Sibolga Smart City atau kota pintar.

Ini merupakan salah satu inovasi dalam pelayanan publik, yang berfungsi sebagai pusat sistem kendali untuk mengendalikan, memantau, mengawasi, juga menerima berbagai data serta sumber informasi berbasis teknologi. Selain itu, CC ini juga diintegrasikan dengan berbagai informasi pemerintahan seperti e-Musrembang, e-Budgeting maupun e-Goverment. Yang mana nantinya, semua bisa dipantau dan terbuka (transparan) bagi publik.

Layanan publik tersebut diresmikan oleh Jaksa Agung HM Prasetyo, Senin (25/3). Pada kesempatan tersebut, Jaksa Agung mengapresiasi keberanian Walikota Sibolga dalam membangun command center.

“Saya merasa bangga, karena keterbukaan ini dilakukan dan dilaksanakan di Kota Sibolga, yang jarak tempuhnya dari Kota Medan selama 9 jam. Suatu yang luar biasa dan inovasi serta keinginan kuat dari Walikota Sibolga untuk menciptakan keterbukaan dalam penyelenggaraan negara dan pemerintahan,” kata Jaksa Agung didampingi Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Kajatisu Fachruddin Siregar.

Menurutnya, dengan keterbukaan yang diprogramkan Pemko Sibolga, akan semakin meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mendukung program pemerintah bagi kepentingan peningkatan kesejahteraan bersama. Namun, ada pihak yang begitu antusias dan serius untuk berusaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tapi di sisi lain ada yang memiliki semangat berbeda.

Baca: Mendag Kunjungi Korban Ledakan Bom

“Banyak sekali sekarang ini beredar berita-berita yang tentunya perlu disaring dan dikaji dulu, benar tidaknya. Kalau dibiarkan tentunya akan dianggap menjadi sebuah kebenaran. Inilah mungkin juga nanti perlu disadari di moment seperti ini. Berita yang ada, disaring dulu, kemudian ditayangkan baik lewat videotron atau lain sebagainya, biar masyarakat tahu mana yang benar dan salah,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wali Kota Sibolga Drs HM Syarfi Hutauruk MM menjelaskan awal mula dibangunnya CC tersebut. Katanya, menindaklanjuti lolosnya Kota Sibolga sebagai salah satu dari 50 kabupaten/kota se-Indonesia untuk percontohan smart city di Indonesia. Sehingga perlu dirancang dan dibangun suatu program layanan kepada masyarakat yang sifatnya transparan dan terbuka.

“Kemudian atas anjuran Jaksa Agung, agar dibentuk Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D). Selama ini Pemerintah Daerah (Pemda) takut, karena belum apa-apa sudah dilaporkan oleh pihak-pihak tertentu,” kata Syarfi.

Dia pun mengucapkan terima kasih kepada Jaksa Agung, karena dinilai bijak dalam menyahuti anjuran Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuat TP4D. Sehingga Pemerintah Daerah (Pemda) tidak lagi dihantui rasa keraguan dan ketakutan dalam melaksanakan pembangunan. Sebab semua yang akan dikerjakan oleb Pemda sudah melalui proses pembimbingan dan eksaminasi.

“Pemko Sibolga pun pada akhirnya membuat perencanaan ini (CC,red) di e-Musrembang, e-Budgeting dan e-Goverment. Semuanya terakomodasi satu kesatuan, sampai pun nanti jika ada masyarakat menemukan sampah di tengah jalan, lama tidak diangkat, lampu mati, air macet bisa sampai ke CC,” tandasnya. (ts)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button