Berita

Jadi Pengedar Narkoba, Celina Divonis 6 Tahun Penjara

FaseBerita.ID – Celina Rizky alias Selin seorang perempuan yang masih berusia 21 tahun, terpaksa harus meringkuk di dalam sel dalam waktu yang cukup lama. Pada Senin (10/2) kemarin, Majelis Hakim Pematangsiantar menjatuhkan hukuman selama 6 tahun penjara.

Hukuman ini sebenarnya sudah lebih ringan bila dibandingkan tutuntan Jaksa Penuntut Umum Firdaus Maha SH selama 8 tahun penjara.

Saat mengikuti persidangan dengan agenda pembacaan putusan oleh Majelis Hakim, terdakwa Celina Rizky hanya tertunduk dan sesekali tersenyum. Dan setelah selesai persidangan, terdakwa langsung menemui keluarganya sebentara sebelum dibawa ke Lapas.

Terdakwa Celina Rizky alias Selin diringkus polisi pada bulan Agustus 2019 lalu dari Jalan Kelurahan Nagapitu, Siantar Martoba. Sebagai barang buktinya, polisi menemukan beberapa bungkus narkoba jenis sabu-sabu dan setelah ditimbang keseluruhannya seberat 2,76 gram. Selain sabu-sabu, polisi juga menemukan timbangan digital, beserta alat hisap sabu-sabu.

Tiga Sekawan Masih Sel

Sementara itu, salah seorang wanita berisial IIN (22), warga Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bane, Siantar Utara ditangkap polisi dan kemudian bersuara bahwa ia juga memiliki dua teman pria yang terlibat narkoba yakni, FRM (24) warga Jalan Kabu-kabu dan SSIP (20) warga Jalan Rela. Atas pengakuan IIN, polisi langung bergerak dan meringkus kedua tersangka.

Polisi awalnya menangkap IIN pada hari Jumat (7/2) lalu di rumahnya di Jalan SM Raja, Kelurahan Bane. Polisi bergerak atas informasi dari masyarakat yang menyebutkan tersangka diduga sebagai pengendar narkoba. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 1 paket narkotika jenis sabu seberat 0.16 gram beserta alat hisapnya.

Atas penemuan barang bukti tersebut, polisi kemudian membawa tersangka ke Mapolres Siantar untuk dilakukan pemeriksaan.

Dalam proses pemeriksaan, tersangka mengaku kalau narkoba tersebut ia peroleh dari temannya inisial SSIP.

“Atas pengakuan itu, tim langsung bergerak dan berhasil menangkap SSIP di kawasan Kelurahan Sukadame. Dari SSIP, polisi menemukan narkoba jenis sabu seberat 0,26 gram. Lalu dilakukan juga pengembangan dan kemudian kami menangkap FRM di rumahnya. Dari sana juga kami dapatkan barang bukti satu plastik klip berisi narkoba jenis sabu,” ujar Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar AKP David Sinaga.

Saat ini ketiga tersangka sudah diamankan di Polres Pematangsiantar untuk diproses lebih lanjut. (mag03/pra)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button