Berita

Irigasi PSDA Sumut Jebol, 13 Ha Sawah Terancam Kekeringan

SIDIMPUAN, FaseBerita.ID – Petani di Kelurahan Panyanggar, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan meminta perhatian Dinas Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Pemprov Sumatera Utara, untuk memperbaiki saluran irigasi yang jebol beberapa waktu lalu.

Ada sekitar 20 meter saluran irigasi yang jebol. Kondisi itu membuat petani was-was dan khawatir. Sebab, sekitar 13 hektare sawah mulai mengalami kekeringan.

“Kita sudah menyurati UPT Dinas PSDA Pemprovsu agar segera melakukan tindakan darurat. Sehingga air kembali mengalir dan lahan pertanian tidak kekeringan,” sebut Kepling I dan II Panyanggar, Nagar Harahap dan Arifin Efendi kepada wartawan, Minggu (27/10/2019).

Disebutkan, setelah diguyur hujan deras, dinding saluran irigasi PSDA Sumut di Saba Rodang, jebol dengan panjang sekira 20 meter.

Saat ini, saluran yang jebol tepatnya di Aek Rikkare hanya meninggalkan lantai saja. Akibatnya, semua air yang mengalir dari bendungan tumpah ke sungai.

Pasca jebolnya saluran irigasi, petani hanya mengandalkan air hujan untuk mengairi lahan pertanian mereka.

“Melihat kondisi ini, petani mulai was-was dan khawatir sawah mereka mengalami gagal panen. Apalagi hasil panen sawah itu satu-satuanya tumpuan penopang biaya hidup mereka hingga musim panen berikutnya,” jelas Nagar dan Arifin.

Kepling I dan II Panyanggar serta semua petani yang mengusahai 13 Ha lahan pertanian di Saba Rodang berharap tindakan darurat dilakukan Dinas PSDA Pemprovsu. Demi mengalirnya kembali air di irigasi, seluruh masyarakat siap membantu pekerjaannya.

“Kami para petani dan masyarakat Kelurahan Panyanggar, siap bergotongroyong membantu Dinas PSDA memulihkan kembali irigasi yang jebol itu. Tapi tolonglah agar perbaikannya disegerakan,” ujar Purba Lubis dan Gusri Siregar, keduanya warga setempat. (ran)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button